Penolakan Warga Lempuyangan Terhadap Rencana Pengukuran Lahan oleh PT KAI
Yogyakarta - Warga Kampung Tegal Lempuyangan, Bausasran, Danurejan, Kota Yogyakarta, menegaskan penolakan mereka terhadap rencana pengukuran lahan yang akan dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). Kegiatan pengukuran tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu (16/4/2025) pukul 09.00 WIB, sebagaimana tercantum dalam surat pemberitahuan yang diterima warga.
Ketua RW 01 Tegal Lempuyangan, Anton Handriutomo, menyatakan bahwa warga tidak akan mengizinkan pengukuran tersebut berlangsung. "Warga secara tegas menolak pengukuran ini. Kami telah mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi ini dengan cara yang baik dan tertib," ujarnya. Anton menambahkan bahwa warga tidak berniat menggelar aksi demonstrasi, melainkan akan memastikan kehadiran mereka di rumah masing-masing pada waktu yang ditentukan.
Warga juga telah menunjuk perwakilan untuk berkomunikasi dengan pihak PT KAI. "Kami telah menunjuk seorang juru bicara untuk menyampaikan penolakan kami. Jika pihak KAI tetap memaksa masuk, kami akan melaporkan hal ini kepada pihak berwajib karena dianggap sebagai pelanggaran hak privasi," tegas Anton. Warga juga mengandalkan bukti visual dari CCTV dan foto sebagai alat dokumentasi jika diperlukan.
Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, enggan memberikan tanggapan lebih lanjut mengenai rencana pengukuran tersebut. "Proses dialog dan sosialisasi masih berlangsung dan bersifat dinamis," katanya tanpa memberikan detail lebih lanjut.