Warga Berharap Tarif Transjabodetabek Blok M-Alam Sutera Tetap Terjangkau
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Banten tengah mempersiapkan peluncuran rute baru Transjabodetabek yang menghubungkan Blok M di Jakarta Selatan dengan kawasan Alam Sutera di Tangerang. Kehadiran rute lintas provinsi ini memicu harapan masyarakat agar tarif yang ditetapkan tetap terjangkau.
Sejumlah warga yang diwawancarai menyampaikan pendapat beragam mengenai besaran tarif yang ideal. Rini (23), salah seorang pengguna transportasi umum, mengungkapkan harapannya agar tarif rute baru ini disamakan dengan tarif TransJakarta dalam kota sebesar Rp 3.500. "Dengan tarif yang sama, masyarakat akan lebih terbantu, terutama untuk mobilitas harian meski melintasi wilayah provinsi berbeda," ujarnya di Terminal Blok M.
Sementara itu, Asrul (30) memiliki pandangan berbeda. Ia memahami jika tarif Transjabodetabek perlu dinaikkan sedikit mengingat jarak tempuh yang lebih jauh. "Range Rp 5.000 sampai Rp 7.000 masih masuk akal karena mencakup dua wilayah provinsi sekaligus," jelas Asrul.
Beberapa poin penting terkait rencana rute baru ini:
- Rute akan melewati jalan tol untuk mempersingkat waktu tempuh
- Layanan diharapkan dapat mengurangi kemacetan di jalur Jakarta-Tangerang
- Fasilitas pendukung seperti halte dan armada sedang dipersiapkan
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan bahwa penetapan tarif masih dalam tahap kajian. "Kami perlu memastikan kesiapan infrastruktur terlebih dahulu sebelum menentukan besaran tarif yang tepat," jelasnya. Pemerintah berjanji akan mempertimbangkan aspek keterjangkauan bagi masyarakat dalam menetapkan kebijakan tarif akhir.