Kasus DBD di Tangerang Selatan Capai 120 Orang dalam Empat Bulan Pertama 2025
Tangerang Selatan – Rumah Sakit Umum (RSU) di wilayah Tangerang Selatan melaporkan peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak awal tahun 2025. Data terbaru menunjukkan, sebanyak 120 pasien telah menjalani perawatan medis akibat infeksi virus yang dibawa nyamuk Aedes aegypti tersebut.
Menurut keterangan dari Kepala Bidang Pelayanan Medis RSU Tangerang Selatan, Dr. Lanna Marita, pasien yang terinfeksi berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Distribusi kasus juga terpantau merata di seluruh kecamatan tanpa adanya wilayah yang mendominasi. "Secara demografis, jumlah pasien dewasa relatif seimbang antara laki-laki dan perempuan, dengan rentang usia rata-rata 60-an tahun," jelasnya.
- Status Pasien: Sebagian besar pasien telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan.
- Pasien dalam Perawatan: Saat ini hanya tersisa satu pasien yang masih menjalani observasi medis.
- Durasi Perawatan: Rata-rata pasien DBD memerlukan waktu sekitar tiga hari untuk pemulihan.
Meskipun angka kasus tidak menunjukkan lonjakan signifikan dibanding tahun sebelumnya, pihak rumah sakit tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Faktor musim pancaroba dinilai berpotensi mempercepat perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD. "Penerapan pola hidup bersih dan program 3M Plus (menguras, menutup, mendaur ulang, plus pencegahan tambahan) menjadi kunci utama pencegahan," tegas Dr. Lanna.