Gugatan FTC Ancam Pemisahan Instagram dan WhatsApp dari Meta

Gugatan Komisi Perdagangan Federal (FTC) Amerika Serikat terhadap Meta, perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, berpotensi mengubah lanskap industri teknologi. FTC menuduh Meta melakukan praktik anti-persaingan dengan mengakuisisi Instagram pada 2012 dan WhatsApp pada 2014 untuk menghilangkan ancaman kompetisi. Jika terbukti, FTC dapat memaksa Meta untuk melepas kepemilikan atas kedua platform tersebut.

Dalam sidang yang berlangsung pada pertengahan April 2025, CEO Meta, Mark Zuckerberg, membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa akuisisi Instagram dan WhatsApp justru memberikan manfaat besar bagi pengguna. Namun, FTC mengungkapkan sejumlah email internal yang menunjukkan bahwa Zuckerberg awalnya mengusulkan akuisisi Instagram sebagai strategi untuk menetralisir pesaing potensial.

  • Email internal mengungkapkan kekhawatiran Zuckerberg terhadap pertumbuhan Instagram dan WhatsApp sebagai ancaman bagi dominasi Facebook.
  • Kesaksian Zuckerberg menyatakan bahwa konten dari teman hanya mencakup 20% di Facebook dan 10% di Instagram, sementara sisanya berasal dari akun berbasis minat.
  • Proyeksi pendapatan menunjukkan Instagram diperkirakan menghasilkan $37,13 miliar pada 2025, menjadikannya sumber pendapatan utama Meta.

Sidang ini diperkirakan akan berlanjut hingga Juli 2025, dengan FTC berupaya memulihkan persaingan di pasar teknologi. Sementara itu, Meta berargumen bahwa kehilangan Instagram dan WhatsApp akan berdampak signifikan pada bisnis mereka, mengingat potensi pendapatan dan basis pengguna yang besar dari kedua platform tersebut.