Tragedi di Sungai Soppeng: Petani Muda Tewas Saat Berusaha Mengambil Alat Pertanian yang Tertinggal

Soppeng, Sulawesi Selatan – Sebuah insiden tragis menimpa seorang petani jagung berusia 21 tahun, Muhammad Risal, yang ditemukan tewas setelah terseret arus sungai di perbatasan Kabupaten Soppeng dan Bone. Jasad korban berhasil ditemukan dalam kondisi mengapung pada Selasa (15/4/2025) sore, sekitar 12 kilometer dari lokasi awal ia hilang.

Menurut laporan Basarnas Makassar, korban sebelumnya tenggelam pada Sabtu (12/4/2025) saat berusaha mengambil alat pertanian yang tertinggal di seberang sungai. Saat itu, ia dan istrinya baru saja menyelesaikan pekerjaan di ladang jagung di Desa Padaelo, Kecamatan Lamuru. Keduanya sempat menyeberang menggunakan rakit bambu, namun korban memutuskan untuk kembali berenang sendirian setelah menyadari alat pertaniannya tertinggal.

Berikut kronologi lengkap kejadian: - Sabtu, 12 April 2025: Korban dan istrinya menyeberang sungai usai bekerja di ladang. - Korban menyadari alat pertanian tertinggal dan memutuskan berenang kembali. - Arus sungai yang deras menghanyutkan korban. - Minggu, 13 April 2025: Tim SAR mulai melakukan pencarian sepanjang aliran sungai. - Selasa, 15 April 2025: Jasad korban ditemukan mengapung 12 kilometer dari titik kejadian.

Pihak Basarnas mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat musim penghujan ketika arus sering tidak terduga. "Kami terus mengimbau warga untuk tidak menyepelekan kondisi sungai, terutama saat arus deras," tegas Muhammad Arif Anwar, Kepala Basarnas Makassar.