Hasan Nasbi Tegaskan Masih Menjabat sebagai Kepala PCO Sambil Lanjutkan Kerja Sama dengan Australia

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menegaskan bahwa dirinya masih aktif menjalankan tugasnya, menanggapi kabar yang beredar mengenai pengunduran dirinya. Dalam keterangan resminya, Hasan menyatakan bahwa ia tetap bekerja seperti biasa di kantor PCO. Pernyataan ini sekaligus membantah spekulasi yang berkembang di publik.

Hasan juga mengungkapkan bahwa baru saja menandatangani nota kesepahaman dengan Kantor Komunikasi Perdana Menteri Australia. "Kami akan mengirim lima orang staf untuk mengikuti pelatihan di Australia, dengan biaya yang sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah Australia," jelasnya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tim komunikasi PCO dalam menghadapi tantangan global.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turut mengonfirmasi bahwa Hasan masih menjabat. "Isu pengunduran diri tidak benar. Saya baru saja rapat dengan beliau," kata Teddy. Dukungan ini semakin memperkuat posisi Hasan di tengah kontroversi yang sempat menyeret namanya.

Sebelumnya, Hasan menjadi sorotan akibat pernyataannya mengenai insiden teror kepala babi yang dialami oleh Kantor Media Tempo. Presiden Prabowo Subianto telah meminta maaf atas pernyataan tersebut, mengakui bahwa hal itu merupakan kesalahan komunikasi. "Saya bertanggung jawab penuh atas hal ini," ujar Prabowo dalam pertemuan dengan para pemimpin redaksi.