Santunan Rp 314 Juta Ditebar untuk Korban Kecelakaan Truk Pelalawan; Wabup Harap Perusahaan Tanggung Pendidikan Anak Korban

Santunan Korban Kecelakaan Truk di Pelalawan dan Harapan untuk Masa Depan Anak-Anak Korban

Kecelakaan tunggal truk yang menewaskan 15 orang karyawan PT Empat Res Bersaudara (ERB) di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Sabtu, 22 Februari 2025, meninggalkan duka mendalam bagi seluruh pihak. Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di jalan poros areal kebun akasia PT Nusa Wana Raya (NWR) tersebut, melibatkan sebuah truk colt diesel yang membawa 32 orang, termasuk sopir dan 31 penumpang yang merupakan karyawan ERB beserta anak-anak mereka. Para korban tengah dalam perjalanan menuju pasar Desa Segati untuk berbelanja karena sedang libur kerja. Diduga, kecelakaan terjadi akibat sopir mengantuk saat melewati jembatan, sehingga truk terjun ke Sungai Segati.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian, PT Nusa Wana Raya (NWR), selaku perusahaan yang menjadi kontraktor bagi PT ERB, telah menyalurkan santunan senilai Rp 314 juta kepada keluarga korban. Santunan tersebut terdiri dari Rp 20 juta untuk masing-masing dari 15 keluarga korban meninggal dunia, dan Rp 2 juta untuk 7 kepala keluarga yang selamat. Penyerahan santunan dilakukan pada Rabu, 5 Maret 2025, dengan turut dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Polres Pelalawan, dan Direktur PT NWR, Muller Tampubolon. Muller Tampubolon menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah tersebut dan berharap santunan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga korban. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tim gabungan, termasuk Polda Riau, atas bantuan dalam proses pencarian korban.

Kesedihan dan Harapan Wabup Pelalawan

Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin, yang hadir dalam acara penyerahan santunan, tak kuasa menahan air mata saat mengenang jatuhnya korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Meskipun bersyukur atas bantuan yang diberikan PT NWR, Husni Thamrin menyampaikan harapan yang lebih besar, khususnya untuk masa depan anak-anak korban. Terdapat tiga anak yang telah kehilangan orang tuanya dalam tragedi ini, dan Wabup berharap PT NWR dapat menanggung biaya pendidikan mereka hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), bahkan jika memungkinkan, memberikan kesempatan kerja di perusahaan tersebut di masa mendatang. Permohonan ini disampaikan dengan penuh harap, mengingat besarnya kehilangan yang dialami keluarga korban dan pentingnya pendidikan untuk masa depan anak-anak tersebut.

Kronologi Kecelakaan dan Kondisi Korban

Truk yang mengangkut karyawan PT ERB dan keluarga mereka menuju pasar saat hari libur. Sebanyak 31 orang termasuk anak-anak berada dalam truk colt diesel tersebut. Kecelakaan terjadi ketika truk melewati jembatan dan diduga sopir mengalami kantuk, sehingga truk tersebut jatuh ke sungai.

  • Jumlah korban meninggal dunia: 15 orang
  • Jumlah keluarga yang selamat: 7 kepala keluarga
  • Total santunan yang diberikan: Rp 314 juta
  • Jumlah anak yang kehilangan orang tua: 3 orang

Kesimpulan:

Kecelakaan truk di Pelalawan telah menimbulkan duka mendalam dan menimbulkan pertanyaan akan keselamatan kerja. Bantuan yang diberikan PT NWR merupakan langkah positif, namun harapan besar untuk masa depan anak-anak korban menjadi poin penting yang perlu diperhatikan untuk memastikan tragedi ini tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga menciptakan harapan bagi generasi mendatang. Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya keselamatan dan keamanan kerja, serta perlunya langkah preventif untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.