Pria Paruh Baya Diduga Sekap Anak di Bawah Umur Selama Empat Hari

Kasus dugaan penculikan dan penyekapan seorang anak perempuan berusia 13 tahun menggemparkan warga Pasar Rebo, Jakarta Timur. MAM (48), yang diketahui sebagai tetangga korban, diduga kuat menjadi pelaku utama dalam peristiwa yang terjadi selama empat hari tersebut.

Menurut keterangan dari Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, pelaku dengan sengaja membawa korban ke sebuah kontrakan di kawasan Cijantung, Jakarta Timur. Kontrakan tersebut disewa khusus oleh pelaku setelah melarikan diri bersama korban. “Berdasarkan hasil penyelidikan, korban disekap selama empat hari di kontrakan baru yang telah disiapkan oleh pelaku,” ujar pihak kepolisian.

Modus operandi yang digunakan pelaku terbilang licik. Setelah beberapa hari menyewa kontrakan di dekat rumah korban, pelaku berusaha mendekati dan membangun kepercayaan dengan korban beserta keluarganya. Pada hari kejadian, pelaku mengajak korban pergi ke pasar dengan dalih ingin membelikan barang dan hadiah. Karena merasa percaya, ibu korban mengizinkan anaknya untuk pergi bersama pelaku.

Namun, setelah ditunggu beberapa jam, korban dan pelaku tak kunjung kembali. Keluarga korban yang panik kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Timur pada hari Jumat, 11 April.

Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat setelah menerima laporan tersebut. Serangkaian penyelidikan intensif dilakukan untuk mengungkap keberadaan korban dan menangkap pelaku. Akhirnya, pada hari Selasa, 15 April, pelaku berhasil ditangkap saat bersembunyi di plafon rumah kontrakan di Cijantung, Jakarta Timur.

Dalam sebuah video penangkapan yang beredar, terlihat anggota Resmob Polda Metro Jaya mendobrak pintu kontrakan setelah pelaku tidak kunjung membukanya. Setelah masuk ke dalam rumah, polisi melakukan pencarian dan menemukan seorang anak kecil. Polisi kemudian menemukan pelaku yang bersembunyi di plafon rumah. Dengan sigap, polisi meminta pelaku untuk turun dan membawanya keluar dari tempat persembunyiannya.