Panduan Lengkap Sholat Syuruq: Tata Cara, Keutamaan, dan Doa yang Dianjurkan
Sholat Syuruq: Menggapai Berkah di Pagi Hari
Sholat Syuruq adalah salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan di pagi hari setelah matahari terbit. Sholat ini memiliki keutamaan yang besar, sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW. Lalu, bagaimana tata cara pelaksanaannya dan doa apa saja yang sebaiknya dipanjatkan setelahnya? Mari kita simak panduan lengkap berikut ini.
Pengertian dan Waktu Pelaksanaan Sholat Syuruq
Secara bahasa, Syuruq berasal dari bahasa Arab yang berarti terbitnya matahari. Sholat Syuruq adalah sholat sunnah dua rakaat yang dilakukan setelah matahari terbit dan meninggi seukuran tombak, atau sekitar 15-20 menit setelah matahari terbit sempurna. Waktu ini berada di awal waktu Dhuha, sehingga seringkali dianggap sebagai bagian dari sholat Dhuha. Namun, Sholat Syuruq memiliki keistimewaan tersendiri, terutama jika dilakukan setelah berdiam diri di masjid untuk berdzikir setelah sholat Subuh berjamaah.
Keutamaan Sholat Syuruq
Keutamaan Sholat Syuruq sangatlah besar. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang sholat Subuh berjamaah, lalu duduk berdzikir mengingat Allah sampai terbit matahari, kemudian ia sholat dua rakaat, maka baginya pahala seperti pahala haji dan umrah yang sempurna, sempurna, sempurna."
Hadits ini menunjukkan bahwa Sholat Syuruq memiliki nilai yang sangat tinggi di sisi Allah SWT, setara dengan pahala haji dan umrah yang sempurna.
Tata Cara Sholat Syuruq
Berikut adalah tata cara pelaksanaan Sholat Syuruq:
- Niat: Niat sholat sunnah Syuruq dua rakaat karena Allah Ta'ala.
- Takbiratul Ihram: Mengangkat kedua tangan sambil mengucapkan "Allahu Akbar".
- Membaca Doa Iftitah: Membaca doa iftitah.
- Membaca Surah Al-Fatihah: Membaca surah Al-Fatihah.
- Membaca Surah dalam Al-Quran: Dianjurkan membaca surah Ad-Dhuha pada rakaat pertama.
- Ruku': Ruku' dengan membaca tasbih.
- I'tidal: Bangkit dari ruku' sambil membaca.
- Sujud: Sujud dengan membaca tasbih.
- Duduk di Antara Dua Sujud: Duduk di antara dua sujud dengan membaca doa.
- Sujud Kedua: Sujud kembali dengan membaca tasbih.
- Bangkit untuk Rakaat Kedua: Bangkit untuk melaksanakan rakaat kedua.
- Membaca Surah Al-Fatihah: Membaca surah Al-Fatihah.
- Membaca Surah dalam Al-Quran: Dianjurkan membaca surah Al-Insyirah pada rakaat kedua.
- Ruku', I'tidal, Sujud, Duduk di Antara Dua Sujud, Sujud Kedua: Melakukan gerakan seperti pada rakaat pertama.
- Tasyahud Akhir: Duduk tasyahud akhir dan membaca bacaan tasyahud.
- Salam: Menoleh ke kanan dan ke kiri sambil mengucapkan salam.
Doa Setelah Sholat Syuruq
Setelah melaksanakan Sholat Syuruq, dianjurkan untuk membaca doa. Berikut adalah beberapa contoh doa yang dapat dipanjatkan:
Doa 1
أَلْحَمْدُلِلَّهِ الَّذِيْ جَعَلَ الْيَوْمَ عَافِيَةً وَجَاءَالشَّمْسُ مِنْ مَطْلَعِهَا.اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ خَيْرَهَذَا الْيَوْمِ وَادْفَعْ عَنِّيْ شَرَّهُ. اَللَّهُمَّ نَوِّرْ قَلْبِيْ بِنُوْرِ هِدَايَتِكَ كَمَا نَوَّرْتَ اْلأَرْضَ بِنُوْرِ شَمْسِكَ اَبَدًا. بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Artinya: "Segala puji bagi Allah, yang telah menjadikan hari ini sejahtera dan telah terbit matahari dari tempatnya. Ya Allah, berilah aku kebaikan hari ini dan jauhkanlah dariku keburukan hari ini. Ya Allah, terangilah hatiku dengan cahaya hidayah-Mu, sebagaimana telah Engkau terangi bumi dengan cahaya matahari-Mu terus-menerus. Dengan rahmat-Mu, wahai Yang Paling Pengasih di antara semua yang mengasihi."
Doa 2
اَللّهُمَّ يَا نُوْرَ النُّوْرِ بِالطُّوْرِ وَكِتَابٍ مَسْطُوْرٍ فِيْ رِقٍّ مَنْشُوْرٍ وَالبَيْتِ المَعْمُوْرِ، أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِيْ نُوْرًا أَسْتَهْدِيْ بِهِ إِلَيْكَ وَأَدُلُّ بِهِ عَلَيْكَ وَيَصْحَبُنِيْ فِيْ حَيَاتِيْ وَبَعْدَ الْاِنْتِقَالِ مِنْ ظَلاَم مِشْكَاتِيْ، وَأَسْأَلُكَ بِالشَّمْسِ وَضُحَاهَا وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا، أَنْ تَجْعَلَ شَمْسَ مَعْرِفَتِكَ مُشْرِقَةً بِيْ لَا يَحْجُبُهَا غَيْمُ الْأَوْهَامِ وَلَا يَعْتَرِيْهَا كُسُوْفُ قَمَرِ الوَاحِدِيَّةِ عِنْدَ التَّمَامِ، بَلْ أَدِمْ لَهَا الْإِشْرَاقَ وَالظُهُوْرَ عَلَى مَمَرِّ الْأَيَّامِ وَالدُّهُوْرِ. وَصَلِّ اللَّهُمَّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَاتِمِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ. وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَللهم اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلِإِخْوَاِننَا فِي اللهِ أَحْيَاءً وَأَمْوَاتًا أَجْمَعِيْنَ.
Artinya: "Ya Allah, Wahai Cahayanya Cahaya, dengan wasilah bukit Thur dan Kitab yang ditulis pada lembaran yang terbuka, dan dengan wasilah Baitul Ma'mur, aku memohon padamu atas cahaya yang dapat menunjukkanku kepada-Mu. Cahaya yang dapat mengiringi hidupku dan menerangiku setelah berpindah (ke alam lain; bangkit dari kubur) dari kegelapan liang (kubur) ku. Aku meminta kepada-Mu dengan wasilah matahari beserta cahayanya di pagi hari, dan dengan jiwa dan kesempurnaannya, agar Engkau menjadikan matahari ma'rifat kepada-Mu yang seperti matahari cerahnya bersinar menerangiku, tidak tertutup oleh mendung-mendung keraguan, tidak pula terlintasi gerhana pada rembulan kemahaesaan di kala purnama. Tapi jadikanlah padanya selalu bersinar dan selalu tampak, seiring berjalannya hari dan tahun. Berikanlah rahmat ta'dzim Wahai Allah kepada junjungan kami Muhammad, sang pamungkas para nabi dan rasul. Segala Puji hanya milik Allah Tuhan penguasa alam. Ya Allah ampunilah kami, kedua orang tua kami serta kepada saudara-saudara kami seagama seluruhnya, baik yang masih hidup ataupun yang telah meninggal."
Dengan melaksanakan Sholat Syuruq secara rutin, kita berharap dapat meraih keberkahan di pagi hari dan mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT. Semoga panduan ini bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari.