Ratusan Penumpang dari Enggano Tiba di Bengkulu, Evakuasi Terkendala Pendangkalan Alur
Ratusan penumpang dari Pulau Enggano akhirnya tiba di Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, setelah menempuh perjalanan laut dengan KMP Pulo Tello. Kedatangan mereka pada hari Kamis, 17 April 2025, menandai akhir dari perjalanan yang diharapkan dapat berjalan lancar. Namun, proses evakuasi penumpang dari kapal mengalami kendala akibat kondisi alur pelayaran yang masih mengalami pendangkalan.
Akibat pendangkalan ini, KMP Pulo Tello tidak dapat merapat langsung ke dermaga pelabuhan. Untuk mengatasi situasi ini, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Lanal, Polair, dan berbagai pihak terkait lainnya, dikerahkan untuk membantu proses evakuasi. Sebanyak tujuh kapal kecil dikerahkan untuk mengangkut penumpang secara bertahap dari KMP Pulo Tello yang berada di tengah laut menuju dermaga pelabuhan. Proses pemindahan penumpang ini dilakukan dengan hati-hati dan terkoordinasi untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang.
Menurut Kepala Supervisi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Bengkulu, Radmiadi, dari total 347 penumpang yang tiba, terdapat empat orang yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Petugas medis segera memberikan pertolongan pertama dan merujuk mereka ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Radmiadi juga menambahkan bahwa seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi dari kapal dan tiba di pelabuhan dengan selamat.
Berikut adalah daftar kapal yang terlibat dalam proses evakuasi penumpang:
- TB Rafflesia (Pelindo)
- TB Marina 2226 (PT OSP)
- TB Melak 1 (PT BSML)
- Kapal KPLP Kelas 3 (KSOP)
- Kapal Basarnas
- TB NERA 13 (SSF/SSM)
- TNI AL (Lanal)
General Manager PT Pelindo Regional 2 Bengkulu, S. Joko, menegaskan komitmen Pelindo untuk terus mendukung kelancaran transportasi laut di Bengkulu, khususnya aksesibilitas ke Pulau Enggano. Pihaknya menyadari pentingnya konektivitas laut bagi masyarakat Enggano dan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur pelabuhan.
Saat ini, proses pengerukan alur pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai masih terus berlangsung. Diharapkan, dengan selesainya pengerukan ini, kapal-kapal dapat merapat langsung ke dermaga, sehingga memperlancar proses bongkar muat dan evakuasi penumpang di masa mendatang.