Katy Perry Ekspresikan Kegembiraan Pasca-Penerbangan Suborbital Bersejarah

Penyanyi pop ikonis, Katy Perry, menunjukkan luapan kebahagiaan dengan mencium tanah usai kembali dari penerbangan suborbital yang mendebarkan bersama Blue Origin. Momen tersebut terjadi pada hari Senin (14/4/2025), setelah kapsul New Shepard mendarat dengan selamat, menandai akhir dari misi bersejarah yang dipimpin oleh tunangan Jeff Bezos, Lauren Sánchez.

Jeff Bezos, pendiri Blue Origin, secara pribadi menyambut kru yang seluruhnya perempuan itu kembali ke Bumi. Sánchez, sebagai pemimpin misi, menjadi orang pertama yang keluar dari kapsul, disambut pelukan hangat dari Bezos. Tak lama kemudian, Katy Perry muncul dengan senyum lebar, langsung berlutut dan mencium tanah sebagai ungkapan syukur dan kegembiraan yang mendalam.

"Ini benar-benar pengalaman puncak," ujar Perry, menggambarkan perasaannya setelah melayang di batas atmosfer. "Saya sangat merekomendasikan perjalanan yang luar biasa ini kepada semua orang."

Perry mengungkapkan niatnya untuk mengabadikan pengalaman unik ini dalam sebuah lagu baru, menjadikannya inspirasi abadi dari petualangan luar angkasanya. Penerbangan ini bukan hanya sekadar perjalanan wisata, tetapi juga tonggak sejarah dalam eksplorasi luar angkasa komersial. Katy Perry bergabung dengan sejumlah peneliti dan jurnalis dalam misi Blue Origin ini. Perusahaan antariksa tersebut memang memfokuskan diri pada penyediaan layanan perjalanan antariksa untuk kalangan sipil.

Misi ini menjadi istimewa karena merupakan penerbangan pertama Blue Origin dengan awak yang seluruhnya perempuan (all-female crew), sebuah pencapaian yang mengingatkan pada sejarah ketika Uni Soviet mengirim kosmonot Valentina Tereshkova ke orbit pada tahun 1963, menjadikannya wanita pertama di luar angkasa.

Lauren Sánchez menyampaikan harapan bahwa misi ini akan menjadi sumber inspirasi bagi generasi mendatang untuk menjelajahi luar angkasa. Penerbangan suborbital ini menunjukkan bahwa impian untuk merasakan pengalaman di luar atmosfer semakin dekat bagi lebih banyak orang, berkat kemajuan dalam industri antariksa komersial.