Trauma Mendalam, Tamara Tyasmara Lebih Selektif dalam Urusan Asmara
Pasca tragedi yang merenggut nyawa putra semata wayangnya, Dante, dan berakhirnya hubungan dengan Yudha Arfandi, aktris Tamara Tyasmara mengungkapkan bahwa dirinya masih betah dengan status single. Ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/4/2025), bintang film 'Hantu Nancy' ini mengaku belum memiliki target untuk mencari pengganti di tahun ini.
"Belum ada [pacar]. Doain saja," ujarnya singkat, mengisyaratkan bahwa saat ini fokus utamanya bukan pada pencarian pasangan. Tamara menegaskan bahwa dirinya akan lebih berhati-hati dan teliti dalam memilih pendamping hidup. Trauma mendalam akibat kejadian yang menimpanya membuat ia kini lebih selektif dan tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan terkait asmara.
Ibu satu anak ini juga mengungkapkan bahwa ia selalu mengingat pesan dari ibundanya terkait kriteria pasangan. Pesan tersebut menjadi pegangan baginya agar tidak salah memilih untuk kedua kalinya. Meskipun demikian, Tamara tidak memiliki kriteria khusus yang muluk-muluk. Ia menyerahkan sepenuhnya urusan asmara kepada Tuhan dan berharap mendapatkan yang terbaik.
"Yang baik saja, yang penting kantornya nggak bohong deh," candanya, mengisyaratkan pentingnya kejujuran dan integritas dalam diri seorang pasangan. Pernyataan ini seolah menjadi refleksi dari pengalaman pahit yang telah dilaluinya.
Sebelumnya, Tamara Tyasmara pernah membina rumah tangga dengan Angger Dimas pada tahun 2017. Pernikahan tersebut sayangnya hanya bertahan selama empat tahun dan dikaruniai seorang putra, Dante. Kepergian Dante menjadi pukulan berat bagi Tamara dan Angger, yang kini harus menghadapi kenyataan pahit sebagai orang tua yang kehilangan anak.
Saat ini, Tamara lebih memilih untuk fokus pada pemulihan diri dan menata kembali kehidupannya. Ia berusaha untuk bangkit dari keterpurukan dan kembali berkarya di dunia hiburan. Dukungan dari keluarga, sahabat, dan para penggemar menjadi sumber kekuatan baginya untuk menghadapi masa-masa sulit ini. Meskipun masih trauma dan berhati-hati, Tamara tidak menutup kemungkinan untuk membuka hati di masa depan. Namun, untuk saat ini, kehati-hatian dan ketelitian menjadi prioritas utamanya dalam urusan asmara.