Nestle Indonesia Ubah Limbah Sekam Padi Jadi Energi Terbarukan di Tiga Pabrik

Nestle Indonesia terus menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan memanfaatkan limbah sekam padi sebagai sumber energi terbarukan di tiga pabriknya yang berlokasi strategis di Karawang (Jawa Barat), Bandaraya (Jawa Tengah), dan Kejayan (Jawa Timur). Inisiatif inovatif ini tidak hanya mengurangi ketergantungan perusahaan pada bahan bakar fosil, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat petani setempat.

Sekam padi, yang sebelumnya dianggap sebagai limbah pertanian yang kurang bernilai, kini diolah menjadi bahan bakar untuk boiler biomassa. Teknologi ini mengubah limbah organik menjadi energi panas yang digunakan untuk operasional pabrik. Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mengurangi jejak karbon dan mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih.

Sufintri Rahayu, Direktur Corporate Affairs and Sustainability PT Nestle Indonesia, mengungkapkan bahwa implementasi boiler biomassa ini merupakan wujud nyata dari komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan. Inisiatif ini sejalan dengan tema Hari Bumi yang menekankan pentingnya memanfaatkan sumber daya yang ada untuk menjaga keberlanjutan planet ini. Pemanfaatan boiler biomassa ini telah dimulai sejak tahun 2022 di Pabrik Karawang, dan kemudian diperluas ke dua pabrik lainnya. Selain menghasilkan energi bersih, abu sisa pembakaran boiler biomassa juga dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang kemudian diberikan kembali kepada petani padi setempat, menciptakan siklus ekonomi yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Sufintri Rahayu menjelaskan bahwa pemanfaatan boiler biomassa tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Penerapan teknologi ini mendukung ekonomi lokal dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di sekitar fasilitas produksi, menciptakan peluang kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Langkah ini sejalan dengan prinsip keberlanjutan yang menjadi fokus utama perusahaan, yaitu menciptakan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan.

Secara global, Nestle terus berupaya untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan di seluruh fasilitas manufakturnya. Saat ini, lebih dari 95 persen listrik yang digunakan di pabrik-pabrik Nestle di seluruh dunia berasal dari sumber energi terbarukan. Inisiatif implementasi boiler biomassa di Indonesia merupakan bagian dari upaya Nestle untuk mendukung target global tersebut dan berkontribusi pada upaya global dalam melindungi planet ini.

Nestle Indonesia berkomitmen untuk terus berinovasi dan mencari solusi yang berkelanjutan untuk mengurangi dampak lingkungannya. Pemanfaatan limbah sekam padi sebagai sumber energi terbarukan adalah salah satu contoh bagaimana perusahaan dapat menciptakan nilai dari sesuatu yang sebelumnya dianggap sebagai limbah, sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.