Musica Studios Tegaskan Komitmen Mengelola Hak Cipta Karya Titiek Puspa Sesuai Amanat
Polemik mengenai hak cipta karya-karya legendaris Titiek Puspa mencuat pasca kepergian sang maestro. Berbagai pihak menyatakan kesiapannya untuk turut serta dalam pengelolaan hak cipta tersebut. Namun, pihak keluarga Titiek Puspa telah memberikan mandat penuh kepada Musica Studios, sebuah label rekaman yang telah lama bekerja sama dengan Titiek Puspa, untuk mengelola royalti dan hak cipta atas karya-karyanya.
Indrawati Widjaja, atau yang lebih dikenal dengan Bu Acin, pemilik Musica Studios, memberikan klarifikasi terkait penunjukan ini. Beliau menjelaskan bahwa hubungan antara Musica Studios dan Titiek Puspa telah terjalin erat selama bertahun-tahun. "Eyang [Titiek Puspa] sudah lama menjadi bagian dari Musica Publisher, sekitar 10 atau 15 tahun," ungkap Bu Acin di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, Kamis (17/04/2025).
Bu Acin menegaskan bahwa Titiek Puspa telah mendaftarkan dirinya di Wahana Musik Indonesia (WAMI), sebuah lembaga yang bertugas mengumpulkan dan mendistribusikan royalti hak cipta musik. Keputusan untuk mempercayakan pengelolaan hak cipta kepada Musica Studios dan WAMI merupakan keinginan Titiek Puspa sendiri sejak lama.
"Kami hanya menjalankan amanat yang telah diberikan Eyang, yang memang sudah menjadi keinginannya untuk berada di Musica. Dan perlu diingat, 10 hingga 15 tahun bukanlah waktu yang singkat. Jika Eyang merasa tidak nyaman, tidak berkenan, atau tidak cocok, tentu beliau tidak akan bertahan selama ini," jelas Bu Acin.
Sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian karya Titiek Puspa, Musica Studios juga telah merilis ulang salah satu album lama Titiek Puspa dengan kualitas suara yang lebih baik. Perilisan ini direncanakan akan dilakukan secara berkala sebagai wujud komitmen Musica Studios dalam melestarikan aset berharga dari Titiek Puspa.