TNI Hadiri Konsolidasi Mahasiswa UI: Bantah Tuduhan Intimidasi dan Jamin Kebebasan Akademik

Kehadiran personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Universitas Indonesia (UI) saat berlangsungnya Konsolidasi Nasional Mahasiswa di Pusat Kegiatan Mahasiswa (Pusgiwa) UI menuai sorotan. TNI membantah keras tuduhan bahwa kedatangan mereka bertujuan untuk mengintimidasi mahasiswa.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Kristomei, menegaskan bahwa interaksi antara anggota TNI dan mahasiswa berlangsung dalam suasana yang bersahabat. Beliau menampik anggapan adanya intimidasi, merujuk pada foto-foto yang beredar yang menunjukkan suasana yang santai dan penuh keakraban. Lebih lanjut, Kapuspen menjelaskan bahwa Komandan Distrik Militer (Dandim) 0508/Depok, Kolonel Infanteri Imam Widhiarto, hadir atas undangan dari mahasiswa dan bagian pengamanan kampus.

Brigjen Kristomei menyoroti unggahan viral di Instagram yang menampilkan Dandim Depok bersama seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) berseragam loreng, berjabat tangan dengan mahasiswa. Ia menilai bahwa kehadiran seorang Dandim di malam hari dengan seragam lengkap merupakan bentuk penghormatan dan upaya untuk membangun dialog dengan mahasiswa.

Kolonel Infanteri Imam Widhiarto dalam klarifikasinya membantah segala tuduhan intimidasi atau intervensi terhadap kegiatan kampus. Ia menekankan bahwa kehadirannya semata-mata untuk memenuhi undangan dari mahasiswa. Ia juga menambahkan bahwa saat meninggalkan lokasi, ia diantar oleh mahasiswa ke tempat parkir mobil, diiringi dengan salam perpisahan yang hangat dan penuh persaudaraan.

Sementara itu, Direktur Hubungan Masyarakat UI, Arie Afriansyah, menyatakan bahwa rektorat UI tidak pernah mengundang pihak militer untuk menghadiri acara konsolidasi mahasiswa di Pusgiwa. Ia menegaskan bahwa kegiatan mahasiswa tersebut telah mendapatkan izin dari pihak rektorat.

Upaya konfirmasi lebih lanjut kepada pihak Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI melalui narahubung yang tertera di akun Instagram BEM UI belum mendapatkan respons hingga saat berita ini diturunkan.

Berikut poin-poin penting yang perlu diperhatikan:

  • TNI membantah melakukan intimidasi saat menghadiri konsolidasi mahasiswa di UI.
  • Kehadiran Dandim 0508/Depok atas undangan mahasiswa dan bagian pengamanan kampus.
  • Rektorat UI menyatakan tidak mengundang militer dalam acara tersebut.
  • BEM UI belum memberikan tanggapan terkait peristiwa ini.

Perkembangan situasi ini masih terus dipantau. Informasi lebih lanjut akan disampaikan seiring dengan adanya perkembangan terbaru.