Guardiola Jadikan Liga Champions Sebagai Pelecut Semangat Manchester City

Meskipun Manchester City telah tersingkir dari Liga Champions musim ini, Pep Guardiola mengungkapkan bahwa ia tetap mengikuti perkembangan kompetisi tersebut dan menjadikannya sebagai sumber motivasi. Sang manajer bertekad untuk membawa The Citizens kembali berlaga di panggung elit Eropa musim depan.

Perjuangan Manchester City untuk mengamankan tempat di Liga Champions musim depan tidaklah mudah. Meskipun Liga Inggris dipastikan mendapatkan lima slot, persaingan ketat di papan atas klasemen membuat posisi mereka belum aman. Saat ini, sang juara bertahan berada di peringkat kelima dengan 55 poin, hanya unggul tipis dari Chelsea dan Aston Villa yang masing-masing mengoleksi 54 poin. Bournemouth dan Fulham juga masih berpeluang mengejar, dengan selisih tujuh poin.

Guardiola mengakui bahwa ia merindukan atmosfer Liga Champions, terutama setelah menyaksikan pertandingan-pertandingan seru di babak perempatfinal. Ia mengungkapkan bahwa pertandingan antara Aston Villa sangatlah menarik, dan membuatnya semakin termotivasi untuk kembali ke kompetisi tersebut.

"Saya menikmati pertandingan-pertandingannya, sangat menyenangkan. Laga hari Selasa di Villa Park itu fantastis. Saya menikmatinya, tentu saja merindukannya juga," ujar Guardiola.

Guardiola menekankan bahwa kegagalan Manchester City di Liga Champions musim ini bukanlah akhir dari segalanya. Ia justru melihatnya sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Ia berharap timnya dapat kembali ke Liga Champions musim depan dan memberikan perlawanan yang lebih baik kepada klub-klub top Eropa.

"Inilah olahraga dan terkadang Anda tak tampil baik dan berhak main di sana. Semoga musim depan kami bisa ada di sana dan berurusan dengan klub-klub besar di Eropa, serta menantang mereka dengan lebih baik ketimbang musim ini. Menantang mereka seperti sebelumnya di tujuh musim terakhir," tambahnya.

Guardiola juga menyatakan bahwa perjuangan untuk lolos ke Liga Champions dapat menjadi motivasi tambahan bagi timnya. Ia menyadari bahwa Manchester City dapat berada di posisi yang lebih buruk di klasemen Liga Inggris jika tidak bermain dengan baik. Oleh karena itu, ia ingin timnya fokus dan berjuang untuk meraih hasil terbaik di sisa musim ini.

"Tentu saja ini jadi motivasi. Saya rasa bukanlah hal buruk bahwa kami harus berjuang untuk lolos ke Liga Champions. Kami bisa berada di posisi yang sangat rendah di Premier League," kata Guardiola.

"Bisa saja di posisi 11, 12, 13, atau 14, saya tak ragu soal itu. Kami tak tampil bagus, tapi peluangnya ada di tangan kami," imbuhnya.