Antisipasi Kemacetan, Sistem Satu Arah Diberlakukan Menuju Puncak Bogor

markdown Sejak Sabtu pagi (19/4/2025), kepadatan lalu lintas terpantau meningkat di jalur menuju Puncak, Bogor, Jawa Barat. Guna mengurai kepadatan yang terjadi, Kepolisian Resor (Polres) Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) menuju Puncak.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Bogor, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rizky Guntama menjelaskan bahwa peningkatan volume kendaraan menuju Puncak sudah terlihat sejak Jumat malam. Banyak pengendara yang memilih berangkat lebih awal untuk menghindari potensi kemacetan di pagi hari.

"Volume kendaraan menuju Puncak sudah meningkat sejak kemarin hingga hari ini. Hal ini dilakukan masyarakat untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas pada pagi hari," ujar AKP Rizky.

Lebih lanjut, AKP Rizky menambahkan bahwa banyak wisatawan yang sengaja memulai perjalanan pada malam hari agar dapat menikmati waktu rekreasi lebih lama di Puncak pada pagi harinya. Selain sistem satu arah, rekayasa lalu lintas ganjil genap juga tetap diberlakukan untuk mengurangi jumlah kendaraan yang melintas.

"Selain one way, kami juga memberlakukan ganjil genap. Rencananya, siang hari nanti akan diberlakukan one way menuju Jakarta untuk mengakomodasi arus balik wisatawan," jelasnya.

AKP Rizky mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati selama berkendara. Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta kondisi fisik pengemudi yang fit.

"Kami mengimbau kepada para pengendara untuk berhati-hati karena beberapa titik jalan cukup licin. Pastikan kondisi kendaraan dan fisik dalam keadaan baik agar perjalanan wisata lancar dan aman," pungkasnya.

Berikut adalah langkah-langkah rekayasa lalu lintas yang diterapkan:

  • One way arah Puncak: Diberlakukan sejak pagi hari untuk kendaraan menuju Puncak.
  • Ganjil genap: Tetap diberlakukan untuk membatasi jumlah kendaraan.
  • One way arah Jakarta: Direncanakan diberlakukan pada siang hari untuk arus balik.