Gubernur Jakarta Dorong Transformasi RSUD Menjadi Rumah Sakit Bertaraf Internasional
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengemukakan gagasan untuk mengubah nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di wilayahnya menjadi Rumah Sakit Internasional. Hal ini disampaikan dalam acara Halal Bi Halal bersama Muhammadiyah DKI Jakarta di Salemba, Jakarta Pusat.
Menurutnya, penyematan nama RSUD berpotensi merendahkan citra dan kualitas pelayanan rumah sakit di mata masyarakat. Ia berpendapat, perubahan nama menjadi Rumah Sakit Internasional akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepercayaan publik dan daya saing rumah sakit.
"Dalam rapat, saya memutuskan untuk tidak lagi menggunakan kata RSUD, karena menurut saya, penggunaan kata tersebut justru mengecilkan potensi rumah sakit," ujar Pramono.
Sebagai contoh, Pramono menceritakan pengalamannya saat menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Tarakan sebagai salah satu syarat pencalonan dirinya sebagai Gubernur Jakarta. Ia mengakui bahwa RSUD Tarakan memiliki fasilitas dan peralatan medis yang memadai.
"RSUD Tarakan, misalnya. Ketika saya mengajukan persyaratan menjadi gubernur dan harus melakukan pemeriksaan kesehatan di sana, saya melihat fasilitasnya sangat bagus, tempatnya juga representatif. Namun, karena namanya RSUD, terkesan kualitasnya menjadi turun," paparnya.
Oleh karena itu, ia mengusulkan agar nama RSUD Tarakan diubah menjadi Rumah Sakit Internasional Tarakan. Ia yakin perubahan nama ini akan memberikan dampak positif terhadap persepsi masyarakat.
Selain RSUD Tarakan, Pramono juga menyinggung rencana pembangunan RSUD Internasional Cakung. Ia menegaskan komitmennya untuk merealisasikan pembangunan rumah sakit tersebut pada tahun ini.
"Saya menyampaikan gagasan tentang RSUD Internasional Cakung, yang menurut saya terdengar lebih keren. Atau kita bisa mencari nama lain yang lebih sesuai. Ada banyak rumah sakit di Jakarta yang berpotensi untuk diubah namanya, misalnya menjadi RS Ali Sadikin atau nama lain yang akan kita sepakati bersama," jelasnya.
Sebelumnya, Pramono Anung telah menginstruksikan jajarannya untuk segera menyiapkan rencana pembangunan RSUD Internasional Cakung di Jakarta Timur. Ia berharap pembangunan rumah sakit ini dapat segera dimulai, mengingat Cakung merupakan salah satu kecamatan terpadat di Jakarta yang belum memiliki fasilitas RSUD.
"Penyelesaian RSUD Internasional Cakung menjadi prioritas, dan saya meminta agar tahun ini sudah bisa dilakukan ground breaking dan memulai pembangunannya. Secara prinsip, semuanya sudah siap," kata Pramono usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) DKI Jakarta tahun 2026 di Balai Kota Jakarta.