Kontroversi Melanda Miss Universe 2024: Dari Tuduhan Favoritisme Hingga Pelanggaran Aturan
Kontes kecantikan Miss Universe 2024 diwarnai serangkaian kontroversi yang berujung pada pencopotan gelar beberapa peserta. Mulai dari tuduhan favoritisme, pelanggaran aturan, hingga masalah usia, berbagai isu mencoreng gelaran ratu sejagat ini.
Kritik Pedas Miss Universe Argentina 2024
Magalí Benejam, Miss Universe Argentina 2024, tak segan melontarkan kritik pedas terhadap jalannya kompetisi. Ia menyoroti gaun yang dikenakan Miss Universe Puerto Rico, yang menurutnya adalah yang terburuk malam itu dan merupakan keputusan sepihak dari organisasi. Benejam juga mengkritik momen perpisahan Miss Universe 2023, Sheynnis Palacios, yang dinilainya kurang pantas karena dibiarkan berjalan sendiri dengan membelakangi penonton. Bahkan, ia mengaku menghindari interaksi dengan pemenang Miss Universe 2024 karena merasa canggung dan merasa dipandang sinis selama beberapa hari terakhir.
Tak hanya itu, Benejam juga meragukan objektivitas penilaian Organisasi Miss Universe (MOU), mengisyaratkan adanya kemungkinan favoritisme. Menurutnya, para juri tampak saling berpandangan seolah tidak setuju dengan pilihan pemenang, menciptakan kesan adanya intervensi.
Skandal 'Kamar Rahasia' Miss Universe Panama 2024
Kontroversi juga menimpa Miss Universe Panama 2024, Italy Mora. Ia didiskualifikasi karena melanggar aturan dengan merias diri di kamar yang telah disiapkan khusus oleh organisasi. Cesar Anel Rodríguez, penata rias Italy Mora, mengungkapkan bahwa kamar tersebut disediakan untuk menjaga kerahasiaan proses persiapan. Mora sendiri mengakui tindakannya, namun menyayangkan sanksi yang diberikan dianggap terlalu berat dan seharusnya bisa diselesaikan dengan diskusi atau peringatan.
Meski tidak dapat berkompetisi di Miss Universe 2024, Italy Mora tetap diakui sebagai ratu kecantikan resmi dari Panama dan mendapat dukungan dari organisasi Señorita Panamá Oficial.
Dugaan Korupsi di Miss Universe Fiji 2024
Kasus dugaan korupsi mewarnai pemilihan Miss Universe Fiji 2024. Penyelenggara acara dituduh tidak menjalankan prosedur dengan benar dalam memilih pemenang. Grant Dwyer, penyelenggara, dituduh tidak menghitung 'suara kedelapan' dari pemegang lisensi kontes, Lux Projects, yang memilih Nadine Roberts. Lebih lanjut, muncul dugaan bahwa Lux Projects memiliki 'hubungan erat' dengan seorang pengusaha bernama Jamie McIntyre, yang merupakan suami Nadine Roberts. Tuduhan ini dibantah oleh Nadine, yang mengaku telah berpisah dari Jamie McIntyre dan menjadi korban 'kampanye kotor'.
Setelah penyelidikan, Organisasi Miss Universe mengumumkan Manshika Prasad sebagai pemenang sah Miss Universe Fiji 2024.
Masalah Usia Miss Universe China 2024
Miss Universe China 2024, Xinying Zhu, juga menghadapi masalah karena usianya yang terlalu muda. Zhu baru saja menyelesaikan SMA dan sedang menempuh pendidikan pramugari. Karena batasan usia, organisasi Miss Universe China memutuskan untuk menggantinya dengan runner-up pertama, Zhao Na.