Jawa Barat Rencanakan Pembangunan Sepuluh Bandar Udara Regional untuk Tingkatkan Pariwisata Selatan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) tengah menyusun rencana ambisius untuk membangun sepuluh bandar udara kecil di wilayah selatan provinsi tersebut. Inisiatif ini dirancang untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dengan meningkatkan aksesibilitas ke destinasi-destinasi yang sebelumnya sulit dijangkau.
Untuk mewujudkan visi ini, Pemprov Jabar akan menjalin kemitraan strategis dengan maskapai penerbangan Susi Air, yang dikenal dengan layanan penerbangan perintis menggunakan pesawat berukuran kecil. Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyampaikan komitmen pemerintah daerah saat menghadiri acara Pangandaran Airshow 2025 di Kabupaten Pangandaran.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan semoga apa yang dicita-citakan Ibu Susi Pudjiastuti minimal 10 bandar udara ada di kawasan pantai selatan Jabar dapat terealisasi," ujar Erwan Setiawan.
Pembangunan bandara-bandara regional ini diharapkan dapat membuka konektivitas ke wilayah 3TP (Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Perbatasan) melalui penerbangan perintis. Dengan demikian, lokasi-lokasi wisata terpencil di selatan Jabar yang sulit diakses melalui jalur darat dan terisolasi akan lebih mudah dijangkau oleh wisatawan.
Inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengembangkan potensi wisata di seluruh wilayah Jawa Barat, termasuk kawasan selatan yang memiliki keindahan alam yang belum sepenuhnya tereksplorasi. Dengan adanya bandara-bandara kecil ini, diharapkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke selatan Jabar akan meningkat signifikan, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada perekonomian lokal.
Erwan Setiawan menambahkan, kehadiran Pangandaran Airshow 2025 yang bertepatan dengan Hari Dirgantara Nasional dan dua dekade kiprah Susi Air bisa menjadi sarana untuk mengemukakan pentingnya penerbangan perintis.
"Pangandaran Airshow 2025 hadir bukan hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai panggung untuk menyuarakan pentingnya peran penerbangan perintis dan general aviation dalam pembangunan konektivitas Indonesia," ungkap Erwan.
Berikut adalah beberapa potensi manfaat dari pembangunan bandara-bandara regional ini:
- Meningkatkan aksesibilitas: Memudahkan wisatawan dan masyarakat lokal untuk menjangkau destinasi wisata dan pusat-pusat ekonomi di selatan Jabar.
- Mendorong pertumbuhan ekonomi: Menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui sektor pariwisata dan perdagangan.
- Mengurangi kesenjangan wilayah: Mempercepat pembangunan di wilayah 3TP dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
- Mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan: Memungkinkan pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan.
- Memperkuat konektivitas nasional: Meningkatkan integrasi wilayah Jawa Barat dengan daerah lain di Indonesia.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat optimis bahwa pembangunan sepuluh bandara kecil ini akan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah selatan. Kemitraan dengan Susi Air diharapkan dapat mempercepat realisasi proyek ini dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat.