Nathalie Holscher Sambut Tawaran Promosi Sidrap di Tengah Kontroversi
Kontroversi seputar penampilan Nathalie Holscher sebagai DJ di sebuah klub malam di Sidrap, Sulawesi Selatan, nampaknya belum usai. Di tengah kecaman dari ormas Islam terkait aksi sawer yang terjadi saat penampilannya, Nathalie Holscher justru menyatakan kesiapannya untuk mempromosikan Kabupaten Sidenreng Rappang tersebut.
Tawaran untuk mempromosikan Sidrap datang dari Anggota DPR RI Rusdi Masse Mappasessu (RMS). RMS sebelumnya mengajak Nathalie untuk kembali ke Sidrap, bukan untuk tampil sebagai DJ, melainkan untuk memperkenalkan potensi daerah tersebut kepada masyarakat luas. Nathalie Holscher menyambut baik tawaran ini. Melalui unggahan di Instagram Stories, ia menyatakan kesediaannya jika diminta untuk mempromosikan Sidrap. Ia menekankan bahwa pekerjaan saat itu adalah untuk menghibur pengunjung klub yang mengundangnya. Ia juga mempertanyakan mengapa namanya diseret dalam polemik demonstrasi penolakan klub malam di Sidrap, dan mengapa protes tersebut baru muncul sekarang.
Nathalie Holscher juga menjelaskan bahwa uang saweran yang diterimanya merupakan bentuk apresiasi dari pengunjung klub malam. Ia mengaku bingung dengan kesalahan yang diperbuatnya sehingga menolak permintaan maaf yang sempat disarankan oleh Rusdi Masse Mappasessu saat keduanya berkolaborasi dalam siaran langsung di TikTok. Sebelumnya, ormas Islam mengecam aksi sawer uang terhadap Nathalie Holscher saat tampil di klub malam di Sidrap dan mendesak Pemkab Sidrap untuk menertibkan tempat hiburan malam demi menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat.
Insiden sawer uang yang menimpa Nathalie Holscher terjadi pada tanggal 12 April lalu. Video yang beredar luas di media sosial menunjukkan sejumlah pengunjung klub malam menghambur-hamburkan uang di atas panggung saat Nathalie Holscher tampil sebagai DJ. Dalam unggahannya, Nathalie Holscher sempat memperlihatkan dirinya berbaring di atas tumpukan uang yang disebut-sebut mencapai Rp 150 juta. Unggahan tersebut kemudian dihapus.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidrap juga turut mengecam aksi sawer uang tersebut dan menilai bahwa aksi itu mengandung unsur pornografi. Sekretaris PD Muhammadiyah Sidrap KH Kalam Fattah mengatakan bahwa pihaknya telah mengeluarkan edaran yang mengecam keras aksi DJ yang dinilai sarat unsur pornografi tersebut.