Huawei Perkenalkan Ascend 920: Chip AI Domestik untuk Atasi Pembatasan AS

Huawei baru-baru ini meluncurkan chip kecerdasan buatan (AI) terbarunya, Ascend 920, di pasar Tiongkok. Peluncuran ini terjadi setelah adanya pembatasan ekspor chip AI ke Tiongkok yang diumumkan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS).

Ascend 920, sebagai penerus Ascend 910 yang dirilis pada tahun 2019, diposisikan sebagai alternatif bagi chip AI yang terkena dampak aturan AS, seperti Nvidia H20 dan AMD MI308. Meski detail spesifikasi teknisnya tidak diungkapkan secara rinci, Huawei mengklaim bahwa chip ini diproduksi dengan teknologi 6 nanometer (nm) dan menawarkan performa AI hingga 900 TFLOPS (TeraFLOPS). Jenis performa AI yang menjadi tolok ukur Huawei untuk Ascend 920 tidak disebutkan.

Sebagai perbandingan, Nvidia H20 memiliki performa AI sebesar 296 TFLOPS untuk kemampuan INT8/FP8 Tensor Core dan 148 TFLOPS untuk kemampuan FP16/BF16 Tensor Core. Ascend 920 juga dilengkapi dengan memori berkinerja tinggi High Bandwidth Memory generasi ke-3 (HBM3), dengan total bandwidth mencapai 4 TB/s.

Selain versi reguler, Huawei juga memperkenalkan Ascend 920C, yang dirancang khusus untuk menjalankan model AI modern yang menggunakan metode Transformer dan Mixture of Experts (MoE). Huawei mengklaim bahwa Ascend 920C memiliki efisiensi 30-40 persen lebih tinggi dibandingkan Ascend 910C.

Kedua chip, Ascend 920 dan 920C, dijadwalkan untuk memulai produksi massal pada paruh kedua tahun 2025. Saat ini, belum ada informasi mengenai ketersediaan chip AI ini di luar pasar Tiongkok. Namun, dengan peluncuran ini, Tiongkok akan memiliki chip AI buatan dalam negeri yang mumpuni, mengurangi ketergantungan pada chip dari perusahaan AS seperti Nvidia dan AMD.

Pemerintah AS telah memperketat aturan ekspor chip ke Tiongkok, yang berdampak pada perusahaan seperti Nvidia, AMD, Intel, Micron, dan Broadcom. Perusahaan-perusahaan ini sekarang harus mendapatkan lisensi dari Departemen Perdagangan AS untuk mengekspor produk-produk tertentu ke Tiongkok.

Nvidia, misalnya, memerlukan lisensi khusus untuk chip AI H20 jika ingin menjualnya ke perusahaan Tiongkok. AMD memerlukan lisensi untuk GPU MI308, dan Intel juga memerlukan hal serupa untuk mengekspor lini chip AI Intel Gaudi ke Tiongkok. Micron akan menghadapi pembatasan ekspor pada beberapa produk memori berkapasitas tinggi (HBM), sementara Broadcom mungkin memerlukan lisensi untuk chip layanan komunikasi.

Departemen Perdagangan AS menyatakan bahwa pembatasan ekspor ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan nasional dan melindungi ekonomi AS, serta membatasi perkembangan teknologi mutakhir Tiongkok, termasuk AI.

Fitur Utama Ascend 920:

  • Teknologi 6nm
  • Performa AI 900 TFLOPS
  • Memori HBM3 dengan bandwidth 4 TB/s
  • Ascend 920C untuk model AI modern (Transformer, MoE)
  • Produksi massal dijadwalkan pada paruh kedua 2025

Dampak Pembatasan AS:

  • Perusahaan AS memerlukan lisensi untuk ekspor chip AI tertentu ke Tiongkok.
  • Nvidia: Lisensi untuk chip H20.
  • AMD: Lisensi untuk GPU MI308.
  • Intel: Lisensi untuk lini chip AI Gaudi.
  • Micron: Pembatasan ekspor pada HBM.
  • Broadcom: Lisensi mungkin diperlukan untuk chip layanan komunikasi.