Dunia Sepak Bola Berduka: Paus Fransiskus Berpulang

Kabar duka menyelimuti dunia, Paus Fransiskus wafat pada usia 88 tahun, Senin (21/4/2025) pukul 09.45 waktu Vatikan. Kepergian pemimpin tertinggi umat Katolik ini meninggalkan kesedihan mendalam, tak terkecuali bagi dunia sepak bola.

Klub-klub sepak bola dari berbagai penjuru dunia, terutama dari Italia dan Spanyol, menyampaikan ucapan belasungkawa atas kepergian Paus Fransiskus. Sosok Paus Fransiskus dikenal luas sebagai pribadi yang penuh kasih, rendah hati, dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Fiorentina menjadi klub pertama yang secara resmi menyampaikan pernyataan duka cita. Melalui pernyataan resmi, Fiorentina menyampaikan belasungkawa mendalam dari keluarga Commisso dan seluruh staf klub atas kepergian Santo Padre.

Juventus juga turut merasakan kesedihan yang mendalam. Sebagai bentuk penghormatan, pertandingan Juventus melawan Parma yang seharusnya digelar pada malam hari ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

Udinese Calcio menyampaikan penghormatan dan menyoroti peran Paus Fransiskus sebagai teladan. Mereka menyatakan bahwa di dunia yang membutuhkan bimbingan dan kemanusiaan, suara Paus Fransiskus menjadi pelita dan penghiburan. Udinese Calcio mengucapkan salam perpisahan dengan rasa syukur dan hormat, serta berjanji untuk menyimpan ajaran-ajaran Paus Fransiskus di dalam hati.

Inter Milan menggambarkan Paus Fransiskus sebagai sosok yang mampu menyentuh hati banyak orang. Mereka menyatakan bahwa Paus Fransiskus adalah pria yang penuh iman, rendah hati, dan selalu terbuka untuk berdialog.

AC Milan, tetangga Inter, juga turut menyampaikan ucapan duka cita. Mereka mengenang Paus Fransiskus dengan kata-kata yang menyentuh, "Bahkan dengan bola dari kain, Anda bisa melakukan keajaiban. Seperti cahaya, kata-kata Anda akan hidup di hati kami dan membimbing kami selamanya."

Venezia FC menekankan jejak spiritual yang ditinggalkan Paus Fransiskus dalam sejarah.

AS Roma menegaskan bahwa kepergian Paus Fransiskus adalah kehilangan besar, tidak hanya bagi Gereja Katolik, tetapi juga bagi Kota Roma dan seluruh dunia. Mereka menyatakan bahwa iman, kerendahan hati, keberanian, dan dedikasi Paus Fransiskus telah menyentuh hati jutaan orang, menjadikannya panutan moral di zaman ini. AS Roma menambahkan bahwa warisan Paus Fransiskus tentang perdamaian dan solidaritas akan tetap menjadi contoh abadi.

Real Madrid, klub raksasa Spanyol, juga memberikan penghormatan terakhir kepada Paus Fransiskus. Real Madrid menyampaikan bela sungkawa kepada seluruh komunitas Katolik atas kehilangan seorang tokoh yang bersejarah dan universal. Mereka menyoroti bahwa selama masa kepausannya, Paus Fransiskus merepresentasikan semangat solidaritas dan dukungan yang besar bagi mereka yang kurang beruntung dan rentan.

Dunia sepak bola bergabung dalam kesedihan mendalam atas kepergian Paus Fransiskus, seorang pemimpin spiritual yang dihormati dan dikagumi oleh banyak orang.