Kalimantan Tengah Siaga Banjir: Curah Hujan Tinggi Ancam Perluasan Dampak

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam sepekan ke depan. Peningkatan curah hujan diprediksi akan memperluas dampak banjir yang saat ini telah melanda empat kabupaten, meliputi Barito Selatan, Katingan, Barito Utara, dan Murung Raya.

Menurut prakiraan cuaca dari Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang, berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kalteng. Pada periode 21 hingga 23 April 2025, wilayah Katingan bagian utara, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, dan Kapuas akan menjadi fokus perhatian.

Selanjutnya, mulai tanggal 24 hingga 27 April 2025, potensi hujan meluas ke sebagian besar wilayah Kalteng, mencakup:

  • Kotawaringin Barat
  • Sukamara
  • Lamandau
  • Kotawaringin Timur
  • Seruyan
  • Katingan
  • Gunung Mas
  • Murung Raya
  • Barito Utara
  • Barito Selatan
  • Barito Timur
  • Kapuas
  • Pulang Pisau
  • Kota Palangka Raya

Kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti:

  • Genangan air
  • Banjir
  • Tanah longsor
  • Pohon tumbang

Terutama di daerah dataran rendah dan di sekitar aliran sungai. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah setempat.

Banjir yang saat ini melanda Kalteng telah berdampak signifikan terhadap ratusan ribu jiwa yang tersebar di 168 desa dan kelurahan. Curah hujan tinggi dan meluapnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito menjadi faktor utama penyebab bencana ini. Pemerintah daerah terus berupaya melakukan penanganan dan evakuasi terhadap warga terdampak banjir.