Aura Kasih Fokus Asuh Arabella, Kehadiran Eryck Amaral di Indonesia Mempermudah Interaksi Orang Tua-Anak

Aura Kasih Fokus Asuh Arabella, Kehadiran Eryck Amaral di Indonesia Mempermudah Interaksi Orang Tua-Anak

Aktris dan penyanyi Aura Kasih memberikan keterangan terbaru mengenai perkembangan putri semata wayangnya, Arabella, dan interaksi anak tersebut dengan sang ayah, Eryck Amaral. Kehadiran Eryck Amaral di Indonesia, pasca perpisahan mereka pada tahun 2021, dinilai Aura Kasih memberikan dampak positif bagi pertumbuhan Arabella. Dalam wawancara eksklusif di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, Kamis (6/3/2025), Aura Kasih menjelaskan betapa kemudahan akses bertemu sang ayah berkontribusi signifikan pada perkembangan emosional Arabella.

"Kehadiran Eryck di Indonesia sangat membantu," ungkap Aura Kasih. "Arabella kini semakin besar dan kedekatannya dengan ayahnya semakin intensif. Pertemuan yang lebih sering jelas sangat baik untuk perkembangannya." Aura Kasih menekankan pentingnya peran kedua orang tua dalam kehidupan seorang anak, khususnya dalam masa pertumbuhan. Kehadiran fisik Eryck, meskipun dalam konteks perpisahan orang tua, dinilai Aura Kasih sebagai faktor penting dalam menjamin perkembangan psikologis Arabella yang sehat dan seimbang.

Menariknya, Aura Kasih juga menggambarkan Arabella sebagai anak yang mandiri dan memiliki kedewasaan emosional yang tinggi untuk usianya. "Arabella cukup unik," kata Aura Kasih. "Dia tidak terlalu sering menanyakan keberadaan ayahnya. Saat ayahnya ada, ia bermain bersama, namun saat ayahnya tidak ada, dia tidak pernah bertanya-tanya atau menunjukkan rasa kehilangan." Aura Kasih menambahkan, perilaku Arabella serupa saat ia sendiri bekerja atau bepergian. "Bahkan setelah umrah, hanya video call singkat yang dilakukan. Tidak pernah ada pertanyaan seperti, 'Mami di mana? Kapan pulang?'" Meskipun demikian, Aura Kasih menyadari Arabella mulai memahami situasi dengan lebih baik seiring bertambahnya usia, "Dia sudah lima tahun, dan mulai mengerti saat mamanya beribadah atau sedang bekerja."

Kendati demikian, Aura Kasih menegaskan komitmennya untuk mengasuh Arabella dengan penuh kasih sayang dan perhatian. Saat ini, fokus Aura Kasih sepenuhnya tertuju pada putrinya dan mengejar mimpi-mimpi yang belum terwujud. "Saya fokus pada Arabella dan mengejar impian saya yang belum tercapai," ujarnya. "Saya juga sedang fokus mencintai diri sendiri dan belum tertarik untuk mencari pasangan baru." Keputusan Aura Kasih untuk menunda pencarian pasangan baru ini menunjukkan prioritasnya untuk memberikan waktu dan perhatian penuh bagi perkembangan Arabella dan pencapaian kariernya.

Kesimpulannya, kisah Aura Kasih dan Eryck Amaral menunjukkan sebuah model bagaimana orang tua yang telah berpisah dapat tetap bekerjasama untuk kepentingan terbaik anak. Kehadiran Eryck di Indonesia memudahkan interaksi antara Arabella dengan kedua orang tuanya, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat. Komitmen Aura Kasih untuk membesarkan Arabella serta mengejar impian pribadinya pun patut diapresiasi.