Uskup Ruteng Ungkap Kekaguman pada Kesederhanaan dan Keteladanan Paus Fransiskus
Mgr. Siprianus Hormat, Uskup Keuskupan Ruteng, berbagi kenangan mendalam tentang pertemuannya dengan Paus Fransiskus di Vatikan pada tahun 2019. Pertemuan tersebut terjadi saat kunjungan seluruh Uskup se-Indonesia ke Vatikan, di mana Mgr. Siprianus hadir sebagai Sekretaris Eksekutif Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).
Dalam pesannya, Mgr. Siprianus menggambarkan Paus Fransiskus sebagai sosok yang sangat sederhana dengan tatapan kebapakan yang menenangkan. Ia merasakan kesejukan spiritual saat berjabat tangan dengan Paus, sebuah pengalaman yang memberikan semangat baru. Lebih lanjut, Mgr. Siprianus menyoroti kedekatan dan kepekaan Paus Fransiskus terhadap kaum marginal. Tindakan Paus yang sering mengunjungi dan melayani tahanan di penjara menjadi bukti nyata komitmennya.
Keteladanan Paus Fransiskus tercermin dalam berbagai aspek kehidupannya:
- Perayaan Kamis Putih: Paus Fransiskus memberikan teladan dengan membasuh dan mencium kaki para tahanan wanita di penjara di Roma.
- Tempat Tinggal: Selama masa kepemimpinannya, Paus Fransiskus memilih tinggal di Wisma Santa Marta, bukan di apartemen kepausan yang mewah.
- Kendaraan: Paus Fransiskus tidak menggunakan kendaraan mewah. Saat berkunjung ke Indonesia pada September 2024, beliau memilih menggunakan Innova Zenix sebagai transportasi.
- Akomodasi: Beliau memilih untuk menginap di salah satu kamar di Kedutaan Vatikan Indonesia.
Uskup Siprianus menyampaikan kekagumannya terhadap Paus Fransiskus. Ia merasa terinspirasi oleh kesederhanaan dan fokusnya pada pelayanan kepada orang-orang kecil. Dedikasi Paus Fransiskus untuk hidup sederhana dan melayani mereka yang membutuhkan telah meninggalkan kesan mendalam pada banyak orang, termasuk Mgr. Siprianus.
Paus Fransiskus meninggal dunia pada Senin (21/4/2025).