Polemik 'Lorem Ipsum' di Tugu IKN Mencuat, DPR Soroti Komunikasi Publik Otorita
Kemunculan tulisan 'Lorem Ipsum' pada Tugu Titik Nol Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi perbincangan hangat di media sosial. Isu ini bahkan sampai ke telinga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan menjadi salah satu topik pembahasan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II DPR RI dan Otorita IKN.
Muhammad Khozin, anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB, menyoroti masalah komunikasi publik yang dilakukan oleh Otorita IKN (OIKN). Menurutnya, isu 'Lorem Ipsum' ini, meskipun tidak terlalu substansial, telah menimbulkan kegaduhan di ruang publik.
"Ada tugu titik nol di IKN yang kemudian ada tulisan 'lorem ipsum dolor amet'. Kalau orang-orang desain itu tahu kalau itu format-format template dalam desain," ujar Muhammad Khozin dalam rapat yang disiarkan melalui kanal YouTube Komisi II DPR RI.
Khozin mempertanyakan langkah-langkah yang telah diambil oleh tim OIKN untuk mengelola isu ini dan menyampaikan informasi yang tepat kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa pengelolaan komunikasi publik yang baik dapat meredam isu-isu semacam ini.
Sebelumnya, foto Tugu Titik Nol IKN dengan tulisan 'Lorem Ipsum Dolor Amet, Consectetuer Idipiscing Elit' viral di media sosial. Masyarakat mempertanyakan makna dari tulisan tersebut dan mengapa tulisan itu terpampang di tugu yang dianggap penting.
Menanggapi kehebohan ini, Plt. Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis Hidayat Sumadilaga, memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa tulisan 'Lorem Ipsum' hanyalah teks sementara yang digunakan sebagai pengisi narasi. Teks tersebut tidak memiliki makna khusus yang berkaitan dengan IKN.
"Kata 'Lorem Ipsum' adalah teks standar yang digunakan sebagai pengisi narasi sementara. Teks tersebut tidak memiliki arti khusus," kata Danis.
Danis menambahkan bahwa bagian yang saat ini terisi dengan 'Lorem Ipsum' nantinya akan memuat penjelasan mengenai asal-usul dan sejarah pembangunan IKN. OIKN saat ini sedang menyusun narasi sejarah tersebut.
"Signage (papan) tersebut nantinya akan memuat narasi tentang asal usul serta menceritakan sejarah berdirinya IKN. Sedang dibuat (narasinya)," jelas Danis.
Otorita IKN telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini. Berdasarkan foto yang dikirimkan oleh Otorita, papan Tugu Titik Nol IKN telah ditutup seluruhnya dengan plastik berwarna biru.
"Saat ini stiker dengan narasi yang benar dalam proses produksi," pungkas Danis.