Imigrasi Jakarta Selatan Amankan Warga Negara Asing yang Resahkan Pengunjung di Kalibata City
Aparat Kantor Imigrasi Jakarta Selatan (Kanim Jaksel) bergerak cepat mengamankan seorang warga negara asing (WNA) yang dilaporkan membuat keributan di kawasan Kalibata City, Jakarta Selatan. Penangkapan WNA tersebut dilakukan setelah adanya laporan mengenai tindakan yang meresahkan di sebuah supermarket di area tersebut. Saat ini, yang bersangkutan tengah menjalani proses pemeriksaan intensif di kantor imigrasi.
Menurut keterangan dari akun Instagram resmi Kanim Jaksel, penindakan ini merupakan respons cepat atas laporan masyarakat terkait keberadaan WNA yang mengganggu ketertiban umum di Kalibata City. Dalam operasi penangkapan tersebut, Kanim Jaksel bekerja sama dengan pihak Polres Jakarta Selatan untuk memastikan prosesnya berjalan lancar dan aman. Pihak kepolisian turut membantu mengamankan lokasi dan mengendalikan situasi.
Sebagai langkah antisipatif dan peningkatan pengawasan, Kanim Jaksel telah meningkatkan patroli keimigrasian di sekitar wilayah Kalibata City. Langkah ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap terkendali dan kondusif, serta mencegah terjadinya kembali kejadian serupa. Masyarakat diimbau untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan melaporkan segala aktivitas mencurigakan yang melibatkan WNA kepada pihak berwenang.
"Kanim Jaksel mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan keberadaan dan aktivitas mencurigakan WNA di sekitar kita. Bersama, kita jaga Jakarta Selatan tetap tertib dan aman," demikian pernyataan resmi dari Kanim Jaksel.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, WNA tersebut sebelumnya dilaporkan mengamuk di kawasan Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan pada Senin (21/4) malam. Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, mengungkapkan bahwa insiden tersebut diduga dipicu oleh masalah keluarga. Menurutnya, WNA tersebut dalam kondisi mabuk saat mendatangi lokasi kejadian pada siang hari. Bahkan, yang bersangkutan telah lama tinggal di apartemen tersebut dan seringkali berteriak-teriak tanpa alasan yang jelas.
"Ya itu ada masalah keluarga. Kita tak tahu seperti apa penyebab pastinya," kata Kompol Mansur.
Lebih lanjut, Kompol Mansur menambahkan bahwa kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya, bahkan menjelang Hari Raya Lebaran. Saat itu, WNA tersebut juga marah-marah dan istrinya meminta perlindungan kepada pihak kepolisian. Pihak kepolisian masih terus mendalami motif pasti dari tindakan WNA tersebut dan berkoordinasi dengan pihak imigrasi untuk penanganan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.