Indomobil Group Sikapi Wacana Relaksasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di Sektor Otomotif
Wacana perubahan regulasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang dilontarkan pemerintah memicu beragam reaksi dari pelaku industri otomotif nasional. Indomobil Group, salah satu pemain utama di industri ini, turut memberikan tanggapannya terkait isu tersebut.
Menurut Direktur Indomobil Group, Andrew Nasuri, pihaknya masih melihat bahwa aturan TKDN yang berlaku saat ini masih tetap relevan dan diimplementasikan di Indonesia. Hal ini diungkapkan Andrew Nasuri di Guangzhou, China, dalam sebuah pertemuan dengan media. Ia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia memiliki komitmen kuat untuk mendukung pengembangan industri lokal, yang tercermin dari penerapan TKDN.
Sebagai wujud dukungan terhadap kebijakan pemerintah, Indomobil Group telah menetapkan persyaratan kandungan lokal untuk setiap produk otomotif yang mereka distribusikan. Kebijakan ini juga berlaku untuk kendaraan listrik Aion yang baru-baru ini diluncurkan di pasar Indonesia.
"Kami memahami betul dukungan pemerintah terhadap industri lokal. Sejak awal, Indomobil telah berdiskusi dengan Aion mengenai pentingnya TKDN sebagai syarat peluncuran produk di Indonesia," jelas Andrew.
Wacana relaksasi TKDN sendiri muncul dari Presiden Prabowo Subianto, yang menilai bahwa aturan yang ada saat ini terlalu rigit dan berpotensi menghambat investasi asing, terutama di sektor otomotif dan kendaraan listrik. Presiden menginginkan adanya revisi yang membuat aturan TKDN lebih fleksibel dan menarik bagi investor.
TKDN sendiri bertujuan untuk memajukan industri dalam negeri, mendorong penggunaan komponen lokal, mengurangi ketergantungan pada impor, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing produk nasional. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri otomotif di Indonesia secara keseluruhan.
Indomobil Group sendiri, dengan pengalaman panjangnya di industri otomotif, berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan industri otomotif nasional. Hal ini dilakukan melalui berbagai cara, termasuk peningkatan penggunaan komponen lokal dan pengembangan teknologi ramah lingkungan.