Nyeri Pinggang: Apakah Selalu Indikasi Masalah Ginjal?

Nyeri pinggang, baik di sisi kiri maupun kanan, seringkali memicu kekhawatiran. Banyak yang langsung menghubungkannya dengan gangguan pada ginjal. Namun, apakah nyeri pinggang selalu menjadi pertanda adanya masalah ginjal, ataukah hanya sebuah kesalahpahaman?

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal hipertensi, dr. Lydia Dorothea Simatupang, menjelaskan bahwa ginjal terletak di area pinggang, menyerupai bentuk kacang merah dengan ukuran sekitar kepalan tangan, atau sekitar 10 cm.

Menurut dr. Lydia, nyeri pinggang dapat muncul ketika ginjal mengalami obstruksi atau penyumbatan yang menyebabkan peradangan. "Jika ginjal terobstruksi atau meradang, kita mungkin merasakan nyeri di pinggang. Namun, pada umumnya, sakit ginjal tidak terasa di area tersebut," ujarnya dalam sebuah diskusi daring.

Ia menambahkan, seringkali masalah ginjal berkembang tanpa disertai gejala yang jelas, terutama pada pasien dengan riwayat diabetes atau hipertensi yang lama, atau peradangan non-infeksi kronis. Kondisi-kondisi ini dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal secara bertahap tanpa memicu nyeri pinggang.

Dr. Lydia menjelaskan bahwa nyeri pinggang umumnya terjadi ketika ginjal terinfeksi atau terdapat batu ginjal yang menyumbat. Batu ginjal yang membesar dan terinfeksi dapat menyebabkan rasa sakit yang signifikan di area pinggang.

Untuk membedakan penyebab nyeri pinggang, dr. Lydia menyarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Ia menekankan bahwa sebagian besar pasien yang mengeluhkan nyeri pinggang sebenarnya tidak mengalami masalah pada ginjal mereka.

"Nyeri pinggang seringkali berasal dari masalah otot atau saraf terjepit di tulang belakang. Dokter dapat membedakan penyebabnya melalui pemeriksaan yang komprehensif. Masyarakat awam mungkin hanya merasakan nyeri di pinggang tanpa mengetahui penyebab pastinya," jelasnya.

Oleh karena itu, penting untuk tidak langsung panik jika mengalami nyeri pinggang. Konsultasi dengan dokter akan membantu mengidentifikasi penyebab pasti dan menentukan penanganan yang tepat.