Dedi Mulyadi Janji Lunasi Pajak Lexus LX600 Setelah Proses Mutasi ke Jawa Barat

Mantan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan klarifikasi terkait status pajak kendaraan Lexus LX600 miliknya yang diketahui masih menunggak. Kendaraan mewah dengan nomor polisi B 2600 SME itu tercatat memiliki tunggakan pajak yang cukup signifikan. Dedi Mulyadi menyatakan komitmennya untuk segera menyelesaikan kewajiban pajak tersebut setelah proses mutasi kendaraan ke Jawa Barat selesai.

Menurut catatan dari Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jakarta, Lexus LX600 keluaran tahun 2022 berwarna putih tersebut berstatus telat bayar pajak. Total biaya yang harus dibayarkan meliputi pokok pajak kendaraan bermotor (PKB) dan denda keterlambatan, serta sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ) beserta dendanya. Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • PKB Pokok: Rp 40.404.000
  • PKB Denda: Rp 1.616.200
  • SWDKLLJ: Rp 143.000
  • SWDKLLJ Denda: Rp 70.000

Dedi Mulyadi menjelaskan alasan keterlambatan pembayaran pajak tersebut melalui akun TikTok pribadinya. Ia mengungkapkan bahwa kendaraan tersebut masih berstatus kredit dan berdomisili di Jakarta. Sebagai seorang tokoh publik yang pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merasa tidak etis jika menggunakan kendaraan dengan plat nomor Jakarta. Oleh karena itu, ia berinisiatif untuk melakukan mutasi kendaraan ke Jawa Barat.

"Ada berita menarik mobil Lexus atas nama Dedi Mulyadi masih nunggak pajak. Saya sampaikan bahwa mobil itu bernomor Jakarta, karena itu masih kredit belum lunas maka saya akan melakukan mutasi ke Jawa Barat," ujar Dedi Mulyadi dalam video tersebut.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa proses mutasi kendaraan sedang berjalan dan ditangani oleh pihak leasing. Setelah proses mutasi selesai, seluruh tunggakan pajak di wilayah DKI Jakarta akan segera dilunasi. Kemudian, kendaraan tersebut akan didaftarkan dengan nomor polisi Jawa Barat dan pembayaran pajak akan dilakukan di Jawa Barat.

Dedi Mulyadi juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang telah memberikan kritik dan masukan terkait keterlambatan pembayaran pajak kendaraannya. Ia menegaskan bahwa semua kendaraan yang ia gunakan, termasuk mobil dan sepeda motor, telah terdaftar dengan nomor polisi Jawa Barat.

"Saya ucapkan terima kasih atas seluruh sifat kritisnya, karena saya pastikan mobil yang saya gunakan, motor yang saya gunakan semuanya sudah bernomor Jawa Barat," pungkasnya.