Angka Kecelakaan Lalu Lintas Mudik Lebaran 2025 Menurun Drastis, Korban Jiwa Turut Berkurang Signifikan

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi melaporkan penurunan angka kecelakaan lalu lintas yang signifikan selama periode mudik dan balik Lebaran 2025. Data yang dihimpun menunjukkan adanya perbaikan signifikan dalam keselamatan perjalanan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam rapat evaluasi Mudik Lebaran 2025 bersama Komisi V DPR RI, Dudy mengungkapkan bahwa Korlantas Polri mencatat 4.640 kasus kecelakaan lalu lintas selama masa angkutan Lebaran. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 34,31 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024. Penurunan ini menjadi kabar baik dan indikasi keberhasilan upaya peningkatan keselamatan yang telah dilakukan.

Selain penurunan jumlah kecelakaan, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan juga mengalami penurunan yang menggembirakan. Pada Lebaran tahun 2025, tercatat 548 korban meninggal dunia, yang merupakan penurunan sebesar 55,95 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini menunjukkan dampak positif dari berbagai upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas, termasuk peningkatan infrastruktur jalan, penegakan hukum yang lebih ketat, dan kampanye keselamatan yang lebih efektif.

Menhub juga menyoroti peningkatan kecepatan rata-rata dan perbaikan waktu tempuh selama arus mudik dan balik Lebaran.

  • Arus Mudik (Jakarta - Semarang):
    • Kecepatan rata-rata meningkat 9,2 persen.
    • Waktu tempuh rata-rata membaik 9,4 persen, dari 5 jam 47 menit menjadi 5 jam 14 menit.
  • Arus Balik (Semarang - Jakarta):
    • Kecepatan rata-rata meningkat lebih signifikan, yaitu 13,8 persen (dari 74,2 km/jam menjadi 84,49 km/jam).
    • Waktu tempuh rata-rata kumulatif membaik 13,5 persen, dari 5 jam 57 menit menjadi 5 jam 9 menit.

Data ini menunjukkan bahwa upaya pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur jalan, manajemen lalu lintas, dan sosialisasi keselamatan telah membuahkan hasil. Peningkatan kecepatan rata-rata dan perbaikan waktu tempuh juga menunjukkan kelancaran arus lalu lintas yang lebih baik, yang berkontribusi pada pengalaman mudik yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Penurunan angka kecelakaan dan korban jiwa selama mudik Lebaran 2025 merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Namun, Menhub menekankan bahwa upaya peningkatan keselamatan lalu lintas harus terus ditingkatkan dan berkelanjutan. Pemerintah akan terus berupaya untuk meningkatkan infrastruktur jalan, penegakan hukum, dan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat, sehingga angka kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan dan keselamatan perjalanan dapat terus ditingkatkan.