Kenaikan Kasta Avellino dan Misteri Tahun 'Kursi Kosong' Vatikan: Sebuah Kebetulan Historis?

Di dunia sepak bola, seringkali kita menemukan kisah-kisah unik dan menarik. Salah satunya datang dari Italia, tepatnya dari klub Avellino. Klub yang baru saja memastikan promosi ke Serie B ini menyimpan sebuah keanehan atau mungkin lebih tepatnya, sebuah kebetulan yang mencuri perhatian banyak pihak. Avellino seolah memiliki 'hubungan' khusus dengan momen-momen penting dalam sejarah kepausan Vatikan.

Kemenangan Avellino atas Sorrento dengan skor 2-1 di pekan ke-33 Serie C telah mengamankan posisi mereka di puncak klasemen dengan total 72 poin. Hasil ini memastikan Avellino menjadi tim pertama yang meraih tiket promosi ke Serie B musim depan. Namun, euforia promosi ini kemudian dibayangi oleh sebuah peristiwa duka, wafatnya Paus Fransiskus di Vatikan.

Kematian Paus Fransiskus memicu perdebatan, mengenai keanehan yang melibatkan Avellino dan masa sede vacante, atau kekosongan takhta kepausan. Sejak tahun 1958, setiap kali terjadi kekosongan takhta Vatikan karena wafat atau pengunduran diri Paus, Avellino selalu berhasil promosi ke divisi yang lebih tinggi.

Berikut adalah daftar promosi Avellino yang bertepatan dengan masa sede vacante Vatikan:

  • 1958: Avellino promosi ke divisi empat Liga Italia, bertepatan dengan wafatnya Paus Pius XII.
  • 1963: Avellino promosi ke Serie C, bertepatan dengan wafatnya Paus Yohanes XXIII.
  • 1978: Avellino promosi ke Serie A, bertepatan dengan dua kali masa sede vacante akibat wafatnya Paus Paulus VI dan Paus Yohanes Paulus I.
  • 2005: Avellino promosi ke Serie B, bertepatan dengan wafatnya Paus Yohanes Paulus II.
  • 2013: Avellino promosi ke Serie B, bertepatan dengan pengunduran diri Paus Benediktus XVI.
  • 2025: Avellino promosi ke Serie B, bertepatan dengan wafatnya Paus Fransiskus.

Pada tahun 1978, Avellino bahkan mencatatkan sejarah dengan promosi ke Serie A, divisi teratas sepak bola Italia. Tahun itu juga menjadi tahun yang unik bagi Vatikan, dengan terjadinya dua kali masa sede vacante dan tiga Paus yang berbeda memimpin dalam satu tahun kalender.

Meninggalnya Paus Paulus VI pada Agustus 1978 membuka jalan bagi terpilihnya Paus Yohanes Paulus I. Sayangnya, Paus Yohanes Paulus I hanya menjabat selama 33 hari sebelum akhirnya meninggal dunia akibat serangan jantung. Kemudian, pada Oktober 1978, terpilihlah Paus Yohanes Paulus II, yang memimpin Gereja Katolik hingga kematiannya pada April 2005.

Kisah Avellino dan 'kursi kosong' Vatikan ini tentu saja menimbulkan berbagai spekulasi. Apakah ini hanya sebuah kebetulan semata, atau ada faktor lain yang memengaruhi? Tentu saja, sulit untuk memberikan jawaban yang pasti. Namun, yang jelas, kisah ini menjadi bumbu yang menarik dalam dunia sepak bola dan menambah warna dalam sejarah klub Avellino.