Yogyakarta Berduka: Sejumlah Unit Usaha Raminten Grup Hentikan Operasional Sementara

Kabar duka menyelimuti Yogyakarta. Kanjeng Mas Tumenggung (KMT) Tanaya Hamidjinindyo, yang lebih dikenal sebagai Hamzah Sulaiman, pendiri dari berbagai unit usaha yang tergabung dalam Raminten Grup, menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Rabu, 23 April 2025, pukul 22.34 WIB di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Kepergian tokoh penting dalam dunia kuliner dan budaya Yogyakarta ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, kerabat, dan seluruh masyarakat yang selama ini menikmati karya-karyanya.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, sejumlah unit usaha di bawah naungan Raminten Grup menghentikan operasionalnya pada hari Kamis, 24 April 2025. Keputusan ini disampaikan oleh Tim Pengembangan Hamzah Batik, Parji Ronowijoyo, yang juga merupakan kerabat dekat almarhum. Parji menjelaskan bahwa penutupan sementara ini berlaku untuk Hamzah Batik yang berlokasi di kawasan Malioboro, House of Raminten di Kota Baru, dan gerai oleh-oleh Raminten yang berada di Ngampilan.

Berikut daftar unit usaha yang tutup:

  • Hamzah Batik Malioboro
  • House of Raminten Kota Baru
  • Oleh-oleh Raminten Ngampilan

Meskipun demikian, belum ada keputusan pasti terkait operasional Hamzah Batik yang terletak di Jalan Kaliurang. Pihak manajemen masih mempertimbangkan langkah selanjutnya terkait unit usaha tersebut. Kepergian Hamzah Sulaiman, di usia 75 tahun, merupakan kehilangan besar bagi Yogyakarta. Kontribusinya dalam melestarikan budaya Jawa, khususnya melalui batik dan kuliner, akan selalu dikenang. Sosoknya yang kreatif dan inovatif telah menginspirasi banyak orang untuk mencintai dan mengembangkan potensi lokal. Ucapan belasungkawa pun terus mengalir dari berbagai kalangan, termasuk melalui media sosial resmi Raminten Grup.

Kabar duka ini juga diumumkan melalui akun media sosial resmi Raminten Grup, menginformasikan kepada masyarakat luas mengenai kepergian sosok yang telah membesarkan nama Raminten.