SIS South Jakarta Gelar Rangkaian Kegiatan Bertema Lingkungan dalam Rangka Memperingati Hari Bumi
Dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April setiap tahunnya, Singapore Intercultural School (SIS) South Jakarta menggelar serangkaian kegiatan yang melibatkan siswa dari berbagai tingkatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang isu-isu lingkungan serta mendorong mereka untuk mengambil tindakan nyata dalam menjaga kelestarian bumi.
Kegiatan yang bertajuk "Our Planet, Our Power" ini diselenggarakan pada hari Selasa, 23 April 2025, dan melibatkan siswa dari kelas 6 hingga kelas 11. Acara ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi platform edukatif yang digagas oleh siswa Junior College 1 sebagai bagian dari mata pelajaran Environmental Systems & Societies. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk memahami berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi dunia saat ini, serta mencari solusi yang dapat diterapkan mulai dari lingkungan sekolah.
Manuel Alejandro Urbina Ramirez, guru Biologi dan ESS sekaligus penasihat acara, menyampaikan bahwa pendidikan seharusnya tidak hanya membuat siswa memahami isu-isu lingkungan, tetapi juga mendorong mereka untuk bertindak nyata. Ia mencontohkan kegiatan Earth Day di SIS South Jakarta sebagai contoh bagaimana siswa dapat menjadi agen perubahan.
Kegiatan puncak acara ini adalah talkshow interaktif yang menghadirkan berbagai pembicara dari lembaga internasional, kedutaan besar, perusahaan konsultan lingkungan, dan organisasi non-profit. Beberapa pembicara yang hadir antara lain perwakilan United Nations Indonesia, perwakilan Kedutaan Besar Denmark, konsultan dari Environmental Resources Management (ERM), serta aktivis muda Pandawara Group. Staf Ahli Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Hanifah Dwi Nirwana, juga turut hadir dan memberikan apresiasi atas partisipasi sekolah dalam membentuk generasi yang peduli lingkungan sejak dini.
Selain talkshow, para siswa juga diajak untuk merayakan gaya hidup hijau melalui berbagai kegiatan, seperti:
- Eco Fashion Show: Menampilkan busana yang terbuat dari bahan daur ulang.
- Lokakarya Pengolahan Sampah dan Upcycling: Memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah sampah menjadi barang yang bernilai.
- Aksi Kecil Berdampak Besar: Mendorong komunitas sekolah untuk melakukan tindakan-tindakan sederhana yang dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, seperti carpooling, berjalan kaki, menggunakan transportasi umum, dan ikut serta dalam kampanye "1-hour Lights-Out".
Fitriyanti Ie, Administrative Head Teacher SIS South Jakarta, menegaskan bahwa aksi lingkungan merupakan bagian dari nilai pendidikan yang diusung oleh SIS Group. Ia menekankan pentingnya implementasi prinsip United Nations Sustainable Development Goals (UNSDGs) di Indonesia, mengingat status negara ini sebagai negara kepulauan dengan kekayaan biodiversitas yang luar biasa.
Sejak UNSDGs disahkan pada tahun 2015, SIS Group of Schools telah berkomitmen untuk mengimplementasikan delapan poin yang ada dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pelestarian lingkungan darat dan laut. Fitriyanti berharap bahwa poin-poin ini dapat terus diaplikasikan oleh komunitas SIS SJ dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadi fondasi dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.
Delapan poin UNSDGs yang menjadi fokus SIS Group antara lain:
- SDG poin tiga (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan)
- SDG poin empat (Pendidikan Berkualitas)
- SDG poin lima (Kesetaraan Gender)
- SDG poin enam (Air Bersih dan Sanitasi)
- SDG poin tujuh (Energi Bersih dan Terjangkau)
- SDG poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab)
- SDG poin 14 (Kehidupan di Bawah Air)
- SDG poin 15 (Kehidupan di Darat)