Tim Damkarmat Sumbawa Evakuasi Ular Piton Tiga Meter dari Pemukiman Warga

Evakuasi Ular Piton Gegerkan Warga Lenangguar

Kehadiran seekor ular piton berukuran cukup besar, sekitar tiga meter, membuat panik warga Dusun Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis (24/4/2025) malam. Ular tersebut dilaporkan berada di dekat pemukiman warga dan berpotensi membahayakan keselamatan.

Merespon laporan dari warga, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sumbawa segera menerjunkan tim dari Pos Lenangguar ke lokasi kejadian. Tim yang dipimpin oleh seorang Komandan Regu (Danru) dengan sigap melakukan penyisiran di sekitar rumah Nurmawati, warga yang pertama kali melaporkan keberadaan ular tersebut.

“Kami menerima laporan adanya ular piton yang masuk ke area pemukiman warga. Tim langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujar Sahabuddin, Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Sumbawa, saat dikonfirmasi pada Jumat (25/4/2025).

Proses Evakuasi Berjalan Singkat dan Aman

Dengan peralatan yang memadai dan teknik yang terlatih, tim Damkarmat berhasil menemukan ular piton tersebut dalam waktu kurang dari 20 menit. Proses evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ular berhasil diamankan dalam kondisi hidup dan kemudian dibawa menjauh dari area pemukiman warga untuk dilepaskan ke habitatnya yang lebih aman.

“Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan dengan baik dan aman. Kami sangat berterima kasih atas respon cepat dan profesionalisme dari tim Damkarmat,” ungkap salah seorang warga yang menyaksikan langsung proses evakuasi tersebut.

Sahabuddin menambahkan bahwa keberhasilan evakuasi ini merupakan bukti kesiapsiagaan dan profesionalisme tim Damkarmat Kabupaten Sumbawa dalam menjalankan tugas-tugas penyelamatan. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap potensi bahaya hewan liar, terutama di musim hujan seperti saat ini.

Imbauan kepada Masyarakat

“Jika menemukan hewan liar yang berpotensi membahayakan, jangan ragu untuk segera menghubungi tim Damkarmat. Kami siap membantu mengevakuasi dan mengamankan hewan tersebut demi keselamatan bersama,” pungkas Sahabuddin.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan meminimalisir faktor-faktor yang dapat menarik perhatian hewan liar ke area pemukiman. Kewaspadaan dan kerjasama yang baik antara masyarakat dan petugas terkait diharapkan dapat mencegah terjadinya insiden serupa di kemudian hari.

Daftar Hal yang Harus Dilakukan Jika Menemukan Ular:

  • Jangan panik dan tetap tenang.
  • Jaga jarak aman dari ular.
  • Jangan mencoba menangkap atau membunuh ular sendiri.
  • Hubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) atau pihak berwenang lainnya.
  • Amankan area sekitar agar tidak ada orang atau hewan peliharaan yang mendekat.
  • Pantau pergerakan ular dari jarak aman sambil menunggu bantuan datang.