Identitas Kerangka Manusia di Solok Terungkap: Korban Diduga Mengidap Gangguan Jiwa

Misteri Kerangka di Belakang DPRD Solok Terpecahkan

Penemuan kerangka manusia di area belakang Gedung DPRD Kota Solok, Sumatera Barat, beberapa waktu lalu akhirnya menemui titik terang. Pihak kepolisian telah berhasil mengidentifikasi identitas jenazah tersebut. Korban diketahui bernama Deswanto, seorang pria berusia 48 tahun yang berasal dari Tanjung Harapan, Kota Solok.

Kasus ini bermula ketika seorang warga, yang sedang mencari pakan ternak di sekitar lokasi, mencium aroma tidak sedap yang sangat menyengat. Sumber bau tersebut mengarah pada sebuah kerangka manusia yang tergeletak di area belakang gedung DPRD. Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada pihak berwajib dan segera ditindaklanjuti dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Identifikasi korban dilakukan setelah pihak keluarga Deswanto mendatangi pihak kepolisian. Keluarga meyakini bahwa kerangka tersebut adalah Deswanto, yang selama ini diketahui mengalami gangguan jiwa. Menurut keterangan keluarga, Deswanto telah lama menghilang dari rumah.

"Pihak keluarga telah mengkonfirmasi identitas jenazah. Mereka mengenali beberapa ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan korban," ungkap seorang sumber dari pihak kepolisian.

Berdasarkan keterangan keluarga, Deswanto memang memiliki riwayat gangguan jiwa. Hal ini menjadi pertimbangan bagi pihak kepolisian untuk tidak melakukan autopsi terhadap jenazah. Pihak keluarga juga telah menerima kondisi tersebut dan menolak untuk dilakukan tindakan medis lebih lanjut.

"Keluarga sudah membuat pernyataan tertulis terkait penolakan autopsi. Mereka menerima kejadian ini sebagai musibah dan memilih untuk segera memakamkan jenazah," imbuh sumber tersebut.

Saat ditemukan, kerangka Deswanto masih mengenakan pakaian berupa baju Linmas dan ikat pinggang. Kondisi jenazah yang sudah menjadi tulang belulang menyulitkan proses identifikasi awal. Pihak kepolisian memperkirakan bahwa korban telah meninggal dunia sekitar satu bulan sebelum ditemukan.

Kasus penemuan kerangka manusia ini sempat membuat geger warga Kota Solok. Dengan terungkapnya identitas korban, diharapkan dapat memberikan kejelasan dan ketenangan bagi pihak keluarga. Pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian Deswanto dan menutup kasus ini secara tuntas.