Gunung Marapi Kembali Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 800 Meter

Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan erupsi yang terjadi pada Jumat (25/4/2025) sore. Erupsi ini menyebabkan lontaran abu vulkanik setinggi kurang lebih 800 meter dari puncak gunung.

Letusan yang terjadi pada pukul 15.13 WIB ini terekam oleh seismogram dengan amplitudo maksimum 30,9 mm dan durasi 40 detik. Kolom abu yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal, mengarah ke utara. Petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA), Teguh Purnomo, menyampaikan informasi ini melalui keterangan tertulis.

Aktivitas vulkanik Gunung Marapi memang terpantau meningkat dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, pada hari Senin (21/4/2025), gunung ini tercatat mengalami dua kali erupsi, yaitu pada sore dan malam hari. Kemudian, pada hari Selasa (22/4/2025), letusan kembali terjadi, disertai dengan suara dentuman yang cukup keras.

Mengingat aktivitas yang masih tinggi, status Gunung Marapi saat ini berada pada Level II (Waspada). Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah gunung.

Imbauan Keselamatan

Petugas PGA, Teguh Purnomo, mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar lembah atau aliran sungai yang berhulu di Gunung Marapi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya lahar, terutama saat musim hujan. Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk menggunakan masker jika terjadi hujan abu, guna melindungi kesehatan dari dampak abu vulkanik.

Berikut adalah beberapa langkah yang disarankan untuk melindungi diri dari bahaya abu vulkanik:

  • Gunakan Masker: Abu vulkanik dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan. Gunakan masker untuk melindungi diri saat berada di luar rumah.
  • Lindungi Mata: Gunakan kacamata untuk melindungi mata dari iritasi akibat abu vulkanik.
  • Tutup Sumber Air: Pastikan sumber air bersih tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi abu vulkanik.
  • Hindari Berkendara: Jika memungkinkan, hindari berkendara saat terjadi hujan abu karena jarak pandang bisa terbatas dan jalanan menjadi licin.
  • Pantau Informasi: Ikuti terus informasi terkini dari pihak berwenang terkait perkembangan aktivitas Gunung Marapi.

Masyarakat diharapkan untuk selalu waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.