Insiden di Gontor 5: Tembok Kolam Ambruk, Puluhan Santri Terluka
MAGELANG - Sebuah insiden tidak terduga terjadi di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam, Sawangan, Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat (25/4/2025) pagi. Tembok sebuah kolam penampungan air ambruk dan menimpa sejumlah santri yang berada di area kamar mandi.
Menurut keterangan Guru Senior Pondok Gontor 5, Muhib Huda Muhammady, peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Saat kejadian, para santri sedang berada di sekitar kolam, baik yang sedang mandi maupun yang tengah mengantre giliran.
"Dugaan sementara kami, penyebab ambruknya tembok kolam ini adalah karena tanah longsor," ungkap Muhib.
Akibat kejadian ini, sebanyak 20 santri mengalami luka-luka. Para santri yang menjadi korban, yang sebagian besar berasal dari kelas IV, V, dan VI, segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merah Putih untuk mendapatkan penanganan medis.
"Alhamdulillah, kondisi mereka secara umum luka-luka ringan," imbuh Muhib.
Muhib mengaku tidak mengetahui secara pasti usia bangunan kolam tersebut. Namun, ia memastikan bahwa kolam penampungan air itu sudah ada sejak dirinya mulai bertugas mengajar di Pondok Gontor 5 pada tahun 2019.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, dan petugas pemadam kebakaran masih berupaya mengevakuasi empat santri yang dilaporkan masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan.
Kendati insiden ini cukup mengagetkan, pihak Pondok Gontor 5 memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar akan tetap berjalan seperti biasa mulai besok. Hal ini mengingat hari ini merupakan hari libur bagi para santri. Investigasi lebih lanjut akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya tembok kolam dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Berikut daftar instansi dan pihak yang terlibat dalam penanganan insiden:
- Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam
- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merah Putih
- Basarnas
- BPBD
- Petugas Pemadam Kebakaran