Borobudur Jadi Pusat Perayaan Waisak Nasional 2025, Thudong Bhante Sambangi Jawa Tengah
Perayaan Waisak Nasional tahun 2025 akan dipusatkan di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kepastian ini disampaikan saat Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menerima audiensi dari panitia perayaan Waisak dan perjalanan suci Thudong pada Jumat, 25 April 2025 di kantornya.
"Waisak kali ini menjadi istimewa karena berpusat di Jawa Tengah, tepatnya di Borobudur," ujar Taj Yasin. Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menyambut kedatangan para Bhante yang melakukan Thudong di Kantor Gubernur pada tanggal 7 Mei 2025. Kedatangan para Bhante ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan dan kolaborasi antar umat beragama di Jawa Tengah.
Rangkaian perayaan Waisak akan dimulai pada 4 Mei 2025 dengan kegiatan bakti sosial di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal, Semarang. Kemudian, pada 10-11 Mei 2025, akan diadakan bakti sosial pengobatan gratis di Zona 2 Candi Borobudur. Panitia menargetkan dapat melayani 7.000 hingga 8.000 warga dalam dua hari tersebut.
Jenis pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi operasi katarak, bibir sumbing, bedah minor, serta layanan dokter gigi, mata, dan umum. Tanto Harsono, Ketua DPD Walubi Jawa Tengah, menjelaskan bahwa fokus utama bakti sosial ini adalah pada layanan katarak dan gigi, mengingat layanan umum telah terkaver oleh BPJS.
Acara puncak Waisak akan diselenggarakan pada 12 Mei 2025 dengan kirab dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur yang dimulai pukul 14.00 WIB. Pelepasan lampion dijadwalkan pada pukul 21.00 WIB, dan detik-detik Waisak akan dilaksanakan pada pukul 23.55.29 WIB.
Rombongan Thudong diperkirakan tiba di Semarang pada 6 Mei sore, sebelum melanjutkan perjalanan ke Magelang pada 7 Mei. Rute perjalanan Thudong di Indonesia dimulai dari Jakarta dan melintasi berbagai kota, termasuk Bekasi, Cikarang, Karawang, Indramayu, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Kendal, Semarang, Ungaran, Ambarawa, hingga akhirnya tiba di Candi Borobudur.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk mendukung dan mengawal seluruh rangkaian acara Waisak dan Thudong agar berjalan lancar dan sukses. Taj Yasin juga mengapresiasi kegiatan bakti sosial yang rutin diadakan oleh umat Buddha setiap tahunnya, tanpa memandang perbedaan dan didasari oleh rasa kemanusiaan.