Inisiatif Warga Way Kanan: Sopir dan Pengusaha Travel Bersatu Perbaiki Jalan Rusak Parah
Puluhan sopir truk dan pengusaha travel di Kabupaten Way Kanan, Lampung, menunjukkan solidaritas dengan bergotong royong memperbaiki jalan rusak yang telah lama dibiarkan. Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap kondisi infrastruktur yang memprihatinkan dan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi serta mobilitas warga.
Kerusakan jalan yang menghubungkan Kecamatan Baradatu dengan Kecamatan Banjit ini, menurut penuturan warga, sudah berlangsung lebih dari satu dekade. Kondisi jalan yang dipenuhi lubang dan genangan air, terutama saat musim hujan, menyulitkan kendaraan melintas dan meningkatkan risiko kecelakaan. Pemerintah daerah setempat belum memberikan perhatian yang memadai terhadap masalah ini.
Inisiatif perbaikan jalan secara swadaya ini dilakukan di Jalan Kampung Banjar Baru. Para sopir truk dan warga setempat bahu-membahu menimbun lubang-lubang dengan bebatuan. Aksi ini dipicu oleh rasa frustrasi dan keprihatinan mendalam terhadap kondisi jalan yang semakin memburuk.
Yogi, seorang koordinator aksi, menjelaskan bahwa perbaikan jalan ini murni berasal dari sumbangan para sopir dan masyarakat sekitar. Dana yang terkumpul digunakan untuk membeli material seperti batu dan juga untuk konsumsi para pekerja. Semangat gotong royong ini menunjukkan kepedulian yang tinggi dari masyarakat Way Kanan terhadap kondisi lingkungannya.
"Kita langsung aja lah enggak usah nunggu-nunggu, kerja langsung aja," ujar Yogi, menggambarkan semangat spontanitas dan keinginan untuk segera mengatasi masalah yang ada. Aksi ini juga menjadi viral di media sosial, menarik perhatian publik terhadap kondisi infrastruktur di Way Kanan.
Encek, seorang sopir truk yang sering melintasi jalan tersebut, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan sangat merugikan para pengangkut hasil bumi dari perkebunan warga. Jalan ini merupakan akses utama bagi petani untuk membawa hasil panen mereka ke pasar.
Berikut adalah rincian aksi perbaikan jalan:
- Lokasi: Jalan Kampung Banjar Baru, Way Kanan, Lampung, penghubung Kecamatan Baradatu dengan Kecamatan Banjit.
- Pelaksana: Gabungan sopir truk, pengusaha travel, dan warga setempat.
- Jenis Perbaikan: Penimbunan lubang dengan bebatuan.
- Sumber Dana: Sumbangan dari sopir truk dan masyarakat (total Rp 7,8 juta).
- Motivasi: Keprihatinan terhadap kondisi jalan rusak yang telah berlangsung bertahun-tahun dan kurangnya respons dari pemerintah daerah.
Aksi ini menjadi contoh bagaimana masyarakat dapat bersatu dan mengambil inisiatif untuk mengatasi masalah infrastruktur yang dihadapi. Diharapkan, aksi ini dapat mendorong pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan kondisi jalan di Way Kanan dan segera melakukan perbaikan permanen.