Kuliner Makkah: Perpaduan Rasa Global di Tengah Ibadah Suci

Kuliner Makkah: Perpaduan Rasa Global di Tengah Ibadah Suci

Kota Makkah, pusat ibadah umat Islam dunia, tak hanya dikenal sebagai tempat suci yang menyimpan sejarah panjang peradaban Islam. Di tengah hiruk pikuk jutaan jamaah yang datang setiap harinya untuk menunaikan ibadah haji dan umrah, Makkah juga menawarkan pengalaman kuliner yang beragam dan menarik. Berbagai gerai makanan, mulai dari waralaba internasional hingga restoran lokal, berlomba-lomba menyajikan hidangan lezat yang mampu memuaskan selera jamaah dari berbagai penjuru dunia. Fenomena ini bahkan melahirkan tren kuliner viral di media sosial, di mana berbagai hidangan menarik direkomendasikan oleh para konten kreator. Berikut beberapa sajian kuliner yang tengah populer di Makkah:

  • Al Baik: Raksasa fried chicken asal Arab Saudi ini telah menjadi primadona bagi jamaah, khususnya dari Indonesia. Lebih dari sekadar ayam goreng, Al Baik juga menawarkan udang dan ikan goreng tepung dengan tekstur renyah dan rasa yang segar. Salah satu TikToker, @shadirafirdausi, bahkan merekomendasikan udang goreng tepungnya yang dinilai fresh, juicy, dan memiliki rasa yang luar biasa ketika dicelupkan ke dalam saus creamy. Harga menu di Al Baik bervariasi, mulai dari SAR 13 (sekitar Rp 56.000) untuk ayam goreng hingga SAR 23 (sekitar Rp 100.000) untuk udang goreng tepung.

  • Sbarro: Bagi pencinta pizza, Sbarro menjadi pilihan yang tepat. Waralaba pizza asal New York City ini hadir di Makkah, tepatnya di Zamzam Tower, menawarkan berbagai pilihan topping dengan cita rasa autentik. Pizza keju menjadi favorit karena limpahan keju creamy yang menggugah selera. Selain itu, tersedia juga pilihan pizza pepperoni, BBQ, dan vegetarian. Harga per potong pizza Sbarro mulai dari SAR 25 (sekitar Rp 108.000).

  • B Laban: Menawarkan kelezatan hidangan penutup khas Mesir, B Laban telah menjadi viral di kalangan jamaah Indonesia. Dengan berbagai pilihan dessert tradisional, seperti rice pudding, couscous, Om Ali, dan beragam pilihan es krim, termasuk rasa pistachio yang populer, B Laban memanjakan lidah dengan cita rasa manis yang autentik. Terletak di Zamzam Tower, B Laban menawarkan berbagai pilihan dessert lainnya seperti Creme De La Creme Dubai, Dubai Crepe, dan Cheese Bomb dengan harga mulai dari SAR 30 (sekitar Rp 130.000).

  • Chick Mix: Berlokasi di lantai 4 Makkah Clock Royal Tower, Chick Mix menawarkan beragam menu yang sangat variatif. Dari menu nasi Timur Tengah dengan lauk udang dan ikan panggang, hingga pilihan wrap, berbagai olahan panggangan, pizza, burger, sandwich, smoothies, dan bahkan mojito. Keanekaragaman menu ini membuat Chick Mix menjadi pilihan yang tepat bagi jamaah yang mencari pengalaman kuliner yang lebih luas. Harga menu di Chick Mix mulai dari SAR 20 (sekitar Rp 87.000).

  • Baytoti: Sebagai alternatif bagi jamaah yang ingin mencicipi cita rasa Asia, Baytoti hadir dengan sajian Chinese food dan makanan Asia lainnya. Terletak di beberapa lokasi di Makkah, termasuk Shawqiyah, Al-Awali, dan lantai 4 Makkah Clock Royal Tower, Baytoti menawarkan berbagai menu seperti nasi goreng China, Chinese noodle, ayam kung pao, ayam Szechuan, dan Chinese beef steak. Harga menu di Baytoti mulai dari SAR 19 (sekitar Rp 82.000).

Kehadiran berbagai pilihan kuliner ini menunjukkan bagaimana Makkah telah bertransformasi menjadi pusat kuliner internasional yang mampu memenuhi kebutuhan dan selera beragam jamaah dari seluruh dunia. Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan perut, pengalaman kuliner di Makkah ini menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan ibadah para jamaah, menyajikan kenangan dan pengalaman yang berkesan di tengah-tengah pelaksanaan ibadah suci.