Ancelotti Enggan Bahas Masa Depannya di Real Madrid Usai Kekalahan di Copa del Rey
Real Madrid harus mengakui keunggulan Barcelona dalam laga final Copa del Rey yang mendebarkan, yang berlangsung di Estadio La Cartuja pada Minggu (27/4/2025) dini hari WIB. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan Barcelona, dan kekalahan ini kembali memunculkan spekulasi mengenai masa depan Carlo Ancelotti sebagai pelatih kepala Los Blancos.
Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal. Barcelona membuka skor melalui Pedri pada menit ke-28, membuat Madrid tertinggal. Namun, semangat juang Madrid tidak padam. Kylian Mbappe berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-70, membangkitkan harapan para pendukung Madrid. Selang tujuh menit kemudian, Aurelien Tchouameni membawa Madrid berbalik unggul, mengubah momentum pertandingan.
Barcelona menunjukkan mental juara dengan terus menekan. Ferran Torres mencetak gol penyeimbang di menit ke-84, memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Di babak tambahan, Jules Kounde menjadi pahlawan bagi Barcelona dengan mencetak gol penentu kemenangan di menit ke-116, memastikan trofi Copa del Rey jatuh ke tangan Blaugrana.
Usai pertandingan, pertanyaan mengenai masa depan Carlo Ancelotti di Real Madrid kembali mencuat. Meskipun kontraknya masih berlaku hingga Juni 2026, spekulasi mengenai posisinya semakin santer terdengar, terutama setelah Madrid juga tersingkir dari Liga Champions di babak perempatfinal oleh Arsenal. Kekalahan di final Copa del Rey semakin memperburuk situasi bagi pelatih asal Italia tersebut.
Ketika ditanya tentang masa depannya dalam konferensi pers setelah pertandingan, Ancelotti memilih untuk tidak memberikan jawaban pasti. "Saya bisa lanjut, saya bisa berhenti. Tapi, itu akan menjadi topik untuk beberapa pekan depan, bukan hari ini," ujarnya, seperti dikutip dari As. Pernyataan ini semakin memicu spekulasi mengenai kemungkinan Ancelotti meninggalkan Real Madrid di akhir musim.
Rumor mengenai ketertarikan Timnas Brasil terhadap Ancelotti juga terus beredar. Pelatih berusia 65 tahun itu telah lama dikaitkan dengan posisi pelatih kepala Selecao, dan kemungkinan ini bisa menjadi pertimbangan baginya di tengah ketidakpastian masa depannya di Madrid.
Dengan berakhirnya musim yang kurang memuaskan bagi Real Madrid, masa depan Carlo Ancelotti menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan di kalangan penggemar sepak bola dan media. Keputusan akhir berada di tangan manajemen Real Madrid dan Ancelotti sendiri, dan dalam beberapa minggu mendatang, kejelasan mengenai masa depannya diperkirakan akan terungkap.