Rudiger Ajukan Permohonan Maaf Atas Insiden Kontroversial di Final Copa del Rey

Kekalahan Real Madrid dari Barcelona di final Copa del Rey terus menimbulkan dampak. Bek andalan Real Madrid, Antonio Rudiger, menjadi pusat perhatian menyusul insiden yang terjadi di laga yang berlangsung dramatis pada Minggu (27/4) dini hari WIB.

Rudiger menjadi sorotan meskipun tidak berada di lapangan saat Barcelona memastikan gelar juara Copa del Rey dengan skor 3-2 berkat gol dari Jules Kounde di masa injury time. Ketegangan memuncak di menit ke-120 babak tambahan, yang berujung pada dikeluarkannya kartu merah untuk Rudiger, Lucas Vazquez, dan Jude Bellingham oleh wasit Ricardo De Burgos Bengoetxea dalam situasi yang penuh emosi.

Laporan pertandingan secara resmi menyebutkan bahwa Rudiger melemparkan benda ke arah wasit. Dalam laporan tersebut, Burgos Bengoetxea menjelaskan alasan di balik pemberian tiga kartu merah tersebut. Perilaku bek asal Jerman itu menjadi fokus utama.

"Pada menit ke-120, Rudiger dikeluarkan dari lapangan karena alasan berikut: Melempar benda dari area teknis tanpa mengenai saya. Setelah mendapatkan kartu merah, ia harus ditenangkan oleh beberapa anggota staf teknis, menunjukkan sikap agresif," demikian bunyi laporan wasit.

Kasus ini akan diteruskan ke RFEF (Federasi Sepak Bola Spanyol) untuk menentukan sanksi yang akan diberikan kepada Rudiger. Sementara itu, hukuman untuk Vazquez dan Bellingham diperkirakan akan dijalani di Copa del Rey musim depan. Tingkat keseriusan tindakan Rudiger, yang termasuk tuduhan melempar kantong es ke arah Burgos Bengoetxea, berpotensi membuatnya diskors antara 4 hingga 12 pertandingan. Kemungkinan besar, pemain bertahan senior ini tidak akan bermain lagi di sisa musim ini.

Menjelang keputusan terkait sanksi, Rudiger menyampaikan permohonan maaf. Melalui media sosial, ia menyatakan, "Tidak ada pembenaran atas perilaku saya malam itu. Saya sangat menyesal. Kami bermain sangat baik sejak babak kedua. Setelah 111 menit, saya tidak bisa lagi membantu tim, dan sebelum peluit akhir, saya melakukan kesalahan."

"Sekali lagi, saya meminta maaf kepada wasit dan kepada semua orang yang telah saya kecewakan malam itu," pungkasnya.