Presiden Jokowi Kembali ke Tanah Air Usai Menghadiri Upacara Pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan
Presiden Joko Widodo telah kembali ke Indonesia setelah menjalankan tugas sebagai utusan khusus Presiden Prabowo Subianto dalam upacara pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan. Kepulangan mantan Wali Kota Solo ini terpantau melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, yang memperlihatkan dirinya berada di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.
Setibanya di bandara, Presiden Jokowi disambut antusias oleh masyarakat yang sedang berada di sana. Dalam beberapa unggahan video singkat, terlihat bagaimana ia dengan ramah melayani permintaan foto bersama dari para calon penumpang pesawat. Bahkan, di satu momen, kerumunan warga tampak mengerubunginya untuk mendapatkan kesempatan berfoto. Presiden Jokowi pun menyertakan keterangan "Kembali ke Jakarta" dan "Alhamdulillah tiba di Jakarta" dalam setiap unggahannya, menandakan rasa syukur atas kelancaran perjalanan dan kedatangannya kembali ke tanah air.
Kehadiran Presiden Jokowi di Vatikan merupakan bentuk penghormatan negara Indonesia atas wafatnya Paus Fransiskus. Ia tidak sendiri dalam lawatan ini, melainkan didampingi oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai, Wakil Menteri Keuangan Thomas Dwijandono, dan Mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan. Rombongan tiba di Roma, Italia pada tanggal 25 April 2025, dan langsung menuju Vatikan untuk mengikuti rangkaian upacara pemakaman.
Sebelum upacara pemakaman, Presiden Jokowi beserta rombongan berkesempatan untuk melayat jenazah Paus Fransiskus di Basilika Santo Petrus. Dalam sebuah video yang diunggah, terlihat Presiden Jokowi didampingi oleh Jonan dan Djiwandono berjalan di dalam basilika, tempat peti jenazah Paus Fransiskus disemayamkan. Ia kemudian berdoa sejenak di depan peti jenazah, dengan tangan menengadah dan wajah menunduk takzim.
Upacara pemakaman Paus Fransiskus sendiri dilangsungkan di alun-alun Basilika Santo Petrus pada tanggal 26 April 2025. Presiden Jokowi turut hadir dalam misa yang diadakan sebelum pemakaman, dan duduk di barisan depan bersama dengan kepala negara lainnya, termasuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Kehadiran para pemimpin dunia ini menunjukkan betapa besar rasa hormat dan duka cita atas kepergian Paus Fransiskus.
Paus Fransiskus menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 21 April 2025, pada usia 88 tahun, akibat stroke dan serangan jantung. Berita duka ini disampaikan oleh Kardinal Kevin Farrell, Camerlengo Vatikan, dan jenazahnya dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore, Italia, sesuai dengan wasiatnya.