Transjakarta Alihkan Rute 5M Imbas Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Mulai 29 April 2025
Mulai 29 April 2025, Transjakarta akan melakukan penyesuaian rute untuk layanan 5M (Kampung Melayu – Tanah Abang via Cikini). Langkah ini diambil sebagai dampak dari proyek pembangunan jalur LRT Jakarta Fase 1B di area Matraman, Jakarta Timur. Penyesuaian ini akan berdampak pada perubahan titik pemberhentian bus Transjakarta.
Transjakarta mengumumkan bahwa bus rute 5M tidak akan berhenti di bus stop Simpang Matraman untuk sementara waktu. Penumpang yang biasa menggunakan halte tersebut dialihkan ke bus stop Matraman 3 yang lokasinya masih berada di sepanjang jalur yang sama. Meski ada perubahan titik pemberhentian, rute 5M tetap melayani sejumlah lokasi penting seperti:
- JPO Blok G
- Wisma Mandiri 2
- Perpustakaan Nasional
- Kantor Pos Cikini
- RSIA Bunda 2
- Terminal Kampung Melayu 2
Informasi lengkap mengenai halte Transjakarta rute 5M yang tetap beroperasi dapat diakses melalui akun Instagram resmi @infotije, aplikasi TJ: Transjakarta, dan situs web resmi Transjakarta.
Modifikasi rute ini merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo (Jakpro), dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Tujuan utama dari rekayasa lalu lintas ini adalah untuk mempercepat penyelesaian proyek LRT Velodrome–Manggarai. Rekayasa lalu lintas telah dimulai sejak 27 April 2025 dan diperkirakan akan berlangsung hingga 31 Mei 2026.
Direktur Proyek LRT Jakarta Fase 1B, Ramdani Akbar, menjelaskan bahwa kepadatan lalu lintas di kawasan Matraman, khususnya pada jam-jam sibuk, menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan proyek ini. Untuk mengatasi hal tersebut, berbagai langkah pengaturan lalu lintas telah diterapkan, termasuk contra flow di jalur Transjakarta, pengalihan arus di simpang Jalan Matraman–Jalan Salemba–Jalan Pramuka, serta di sekitar Tugu Proklamasi.
Ramdani menekankan bahwa rekayasa lalu lintas ini bertujuan untuk memastikan keselamatan seluruh pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran pembangunan LRT, yang saat ini progresnya telah mencapai 51,34 persen. Meskipun demikian, faktor-faktor seperti kondisi cuaca yang kurang baik tetap menjadi tantangan yang perlu diantisipasi.
Transjakarta mengimbau para pelanggan untuk terus memantau informasi terbaru mengenai rute dan halte yang beroperasi. Hal ini penting agar para penumpang dapat menyesuaikan rencana perjalanan mereka selama masa pengerjaan proyek LRT berlangsung. Dengan adanya informasi yang akurat dan terkini, diharapkan para pengguna Transjakarta dapat tetap melakukan perjalanan dengan nyaman dan efisien meskipun ada perubahan rute sementara.