Program ‘Sarapan Bareng’: Revitalisasi Program Silaturahmi Pemerintah Kota Solo dengan Warga

Program ‘Sarapan Bareng’: Revitalisasi Program Silaturahmi Pemerintah Kota Solo dengan Warga

Pemerintah Kota Solo di bawah kepemimpinan Wali Kota Respati Ardi akan kembali menggelar program silaturahmi dengan warga. Program yang sebelumnya dikenal sebagai ‘Mider Projo’, sebuah kegiatan menyapa warga dengan bersepeda yang digagas semasa kepemimpinan Presiden Jokowi sebagai Wali Kota Solo, akan direvitalisasi dengan nama baru: ‘Sarapan Bareng’. Perubahan nama ini, menurut Wali Kota, bertujuan untuk menciptakan pendekatan yang lebih akrab dan mudah diingat oleh masyarakat.

Keputusan untuk menghidupkan kembali program ini muncul setelah adanya usulan langsung dari warga Kelurahan Pasar Kliwon pada kunjungan Wali Kota pada 3 Maret 2025. Warga menyampaikan keinginan agar program yang efektif menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat ini dapat kembali dijalankan. Wali Kota merespon positif usulan tersebut dan menyatakan program ‘Sarapan Bareng’ akan dimulai kembali setelah bulan Ramadhan.

Wali Kota Respati Ardi menjelaskan bahwa program ‘Sarapan Bareng’ akan berbeda dengan program sebelumnya. Tidak lagi terpaku pada jadwal rutin setiap Jumat pagi, program ini akan memberikan fleksibilitas lebih besar kepada kelurahan dan RW setempat dalam menentukan waktu dan lokasi pelaksanaan. Hal ini bertujuan untuk mendekatkan pemerintah dengan warga di berbagai wilayah Kota Solo secara lebih efektif dan terarah.

"Tujuan utamanya tetap sama, yakni menjembatani komunikasi antara pemerintah dan warga," ungkap Wali Kota saat ditemui di Balai Kota Solo, Jumat (7/3/2025). "Dengan adanya program ini, keluhan dan aspirasi warga dapat tersampaikan secara langsung kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sehingga respon dan penyelesaian dapat lebih cepat."

Program ‘Sarapan Bareng’ tidak hanya akan melibatkan kepala OPD, namun juga akan berfokus pada partisipasi aktif dari masyarakat di setiap wilayah. Pemilihan lokasi pun akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan. Wali Kota menjelaskan, "Nanti kita akan keliling ke berbagai wilayah, tidak hanya Pasar Kliwon. Jika ada acara atau kegiatan di suatu RW atau Kelurahan, kita akan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog dan sarapan bersama warga. Anggaran untuk kegiatan ini akan dialokasikan untuk mendukung terlaksananya kegiatan tersebut."

Program ‘Mider Projo’ sebelumnya telah dijalankan oleh beberapa pemimpin Kota Solo, dimulai pada masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (saat masih menjabat sebagai Wali Kota Solo) bersama Wakil Wali Kota FX Hadi Rudyatmo, kemudian dilanjutkan oleh FX Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo, dan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa di awal masa jabatan mereka. Kini, dengan nama baru dan pendekatan yang lebih fleksibel, program ‘Sarapan Bareng’ diharapkan mampu memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat Kota Solo, serta mendorong partisipasi warga dalam pembangunan kota.

Berikut beberapa poin penting dari program ‘Sarapan Bareng’:

  • Tujuan: Mendekatkan pemerintah dengan warga, menyerap aspirasi, dan mempercepat penyelesaian keluhan.
  • Peserta: Kepala OPD, warga, dan perwakilan dari kelurahan/RW.
  • Jadwal: Fleksibel, disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.
  • Lokasi: Berganti-ganti di berbagai wilayah Kota Solo.
  • Anggaran: Dialokasikan untuk mendukung terlaksananya kegiatan.

Dengan revitalisasi ini, diharapkan program ‘Sarapan Bareng’ mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif dan berkelanjutan antara pemerintah Kota Solo dan warganya.