Misteri Kematian Wanita di Kontrakan Cibitung: Identitas Belum Terungkap
Tragedi mengguncang sebuah kontrakan di Kampung Cibuntu, RT 3/RW 5, Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (27/4/2025) lalu. Seorang wanita ditemukan tewas dengan luka sayatan yang mengerikan di sekujur tubuhnya. Ironisnya, identitas korban masih menjadi misteri, bahkan bagi para penghuni kontrakan di sekitar lokasi kejadian.
Menurut penuturan warga bernama Bahtiar, 32 tahun, korban tiba di kontrakan tersebut pada Sabtu (26/4/2025) bersama seorang pria. Keduanya menyewa kamar dengan alasan hanya untuk transit. Bahtiar menjelaskan bahwa kontrakan tersebut memang dikenal sebagai tempat singgah sementara, sehingga banyak orang datang dan pergi. Akibatnya, tidak ada warga yang mengenali wajah korban.
"Korban ini transitan, masuk mulai malam Minggu, enggak ada identitas sama sekali, warga juga enggak ada yang mengenali karena di sini banyak yang keluar masuk namanya tempat transit," ujar Bahtiar di lokasi kejadian.
Sebelum kejadian tragis ini, saksi mata sempat melihat korban dan pria yang bersamanya terlibat pertengkaran sengit. Adu mulut tersebut diduga menjadi pemicu terjadinya kekerasan yang berujung pada kematian korban.
"Sempat terlihat cekcok itu di depan, banyak juga yang lihat cekcok, dari situ mungkin tersulutnya," jelasnya.
Mamang Mislim (54), seorang pekerja kebersihan di kontrakan tersebut, juga mengaku tidak mengetahui identitas korban. Ia menduga korban adalah orang luar yang datang bersama seorang pria dengan menggunakan sepeda motor. Mamang Mislim hanya mengetahui bahwa korban sempat menginap di kamar kontrakan tersebut.
Penemuan mayat wanita ini bermula ketika seorang tetangga curiga karena korban dan teman prianya tidak kunjung keluar dari kamar. Setelah diperiksa, tetangga tersebut menemukan korban sudah tidak bernyawa dengan luka sayatan di sekujur tubuhnya.
Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Mereka berupaya mengungkap identitas korban dan menangkap pelaku pembunuhan. Motif pembunuhan juga masih belum diketahui secara pasti. Warga sekitar berharap agar kasus ini segera terungkap dan pelaku dapat diadili sesuai hukum yang berlaku.