Wisatawan Asing Langgar Aturan di Taman Nasional Thailand, Operator Tur Didenda
Insiden pelanggaran aturan oleh sekelompok wisatawan asing di Taman Nasional Hat Noppharat Thara-Mu Ko Phi Phi, Krabi, Thailand, memicu kemarahan publik. Video yang beredar luas di media sosial menunjukkan para wisatawan tersebut dengan santai berenang sambil merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol di tengah laut.
Video tersebut, yang awalnya dibagikan di Facebook pada 26 April 2025, langsung menuai kecaman terhadap operator tur yang dianggap lalai dalam mengawasi perilaku para wisatawan. Pengunggah video, dengan akun Hodjang Phuket, menuliskan sindiran pedas mengenai pelayanan tur yang membiarkan wisatawan melakukan tindakan yang merusak lingkungan. Unggahan tersebut juga menyinggung sikap acuh tak acuh perusahaan tur terhadap potensi kerusakan alam akibat perilaku wisatawan.
Setelah video tersebut viral, pengunggah mengaku dihubungi oleh seseorang yang mengaku sebagai pejabat taman nasional dan meminta agar unggahan tersebut dihapus. Permintaan tersebut ditolak oleh pengunggah, terutama karena penelepon menolak memberikan identitasnya dan justru balik mengancam untuk meminta identitas pengunggah.
Kepala Taman Nasional Hat Noppharat Thara-Mu Ko Phi Phi, Saengsri Songthong, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi terhadap insiden tersebut. Hasil investigasi menunjukkan bahwa kejadian tersebut terjadi di Laguna Pileh, di mana sekelompok wisatawan menyewa speedboat dan membawa minuman beralkohol ke area taman nasional. Mereka kemudian mengonsumsi alkohol sambil berenang di laguna.
Tindakan para wisatawan tersebut merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Taman Nasional Thailand tahun 2019, khususnya pasal 20, serta peraturan Departemen Taman Nasional, Satwa Liar, dan Konservasi Tumbuhan tahun 2020, klausul 6 (7), yang melarang distribusi atau konsumsi alkohol di dalam taman nasional.
Sebagai tindak lanjut, pihak berwenang memberikan denda administratif sebesar 10.000 baht (sekitar Rp 5 jutaan) kepada operator tur yang bertanggung jawab. Pihak taman nasional juga memberikan peringatan resmi dan menegaskan kembali larangan-larangan yang berlaku di dalam area taman. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan bahwa semua pengunjung mematuhi peraturan yang berlaku.
Pihak taman nasional berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan ketat guna melindungi lingkungan alam dan memastikan kepatuhan semua pengunjung terhadap peraturan yang telah ditetapkan.