WNA Ghana Terlibat Kerusakan di Kalibata City Positif Sabu, Polisi Intensifkan Penyelidikan
Aparat kepolisian terus mendalami kasus dugaan kerusuhan dan perusakan properti yang melibatkan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Ghana di kawasan Kalibata City, Jakarta Selatan. Terbaru, hasil tes urine menunjukkan bahwa WNA tersebut positif mengonsumsi narkotika jenis sabu.
Komisaris Murodih, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, mengonfirmasi bahwa pihaknya akan melakukan penggeledahan di unit apartemen yang bersangkutan setelah proses pemeriksaan medis selesai. Saat ini, WNA tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Kemungkinan nanti akan berlanjut ya, setelah selesai dari rumah sakit," ujar Komisaris Murodih.
Selain pemeriksaan terkait penggunaan narkoba, WNA tersebut juga menjalani pemeriksaan psikiatri dan kejiwaan. Langkah ini diambil untuk memahami kondisi kejiwaannya pada saat terjadinya insiden yang meresahkan warga Kalibata City.
"Kemudian juga masalah kejiwaan juga diperiksa. Karena memang pada waktu kejadian banyak yang menjadi korban, sehingga perlu ada pengecekan," jelasnya.
Pemeriksaan medis diperkirakan membutuhkan waktu hingga dua minggu. Namun, kondisi medis WNA tersebut dilaporkan cukup serius pasca-insiden. Sembari menunggu hasil pemeriksaan medis, Polres Metro Jakarta Selatan terus mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk memperkuat proses penyelidikan.
"Polres Metro Jakarta Selatan masih terus menyelidiki dan mengumpulkan bukti-bukti, walaupun sementara ini orang asing ini masih dalam perawatan di Kramat Jati," tegas Murodih.
Kantor Imigrasi Jakarta Selatan turut berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait kasus ini. Namun, Imigrasi masih menunggu hasil penyelidikan polisi sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.
Insiden yang melibatkan WNA Ghana ini terjadi pada Senin (21/4/2025). Aksi WNA tersebut sempat viral di media sosial lantaran melumuri tubuhnya dengan minyak dan merusak sejumlah barang di supermarket.
Menurut keterangan Kapolsek Pancoran, Komisaris Mansur, WNA tersebut sempat berupaya melarikan diri saat akan diamankan. Selain itu, WNA tersebut juga dilaporkan melukai seorang tukang cat dan menyandera dua orang.
"Mau kami amankan dia kabur. Setelah dia kabur, kami kejar. Kami kejar dia mandi minyak supaya badannya licin," ujar Komisaris Mansur.
Tim Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan berhasil mengevakuasi dan membawa WNA tersebut ke RS Polri Kramatjati pada malam harinya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary sebelumnya menjelaskan, "Sekitar pukul 20.00 WIB, piket Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan tiba dan WNA tersebut berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Polri Kramatjati,"
Berikut adalah poin-poin penting dalam kronologi kejadian:
- WNA Ghana mengamuk dan merusak properti di Kalibata City.
- WNA tersebut melumuri tubuh dengan minyak untuk menghindari penangkapan.
- Sempat melukai seorang tukang cat dan menyandera dua orang.
- Hasil tes urine menunjukkan positif sabu.
- Polisi melakukan pemeriksaan kejiwaan.
- Polisi akan menggeledah apartemen WNA tersebut setelah pemeriksaan medis selesai.